Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SOSIOLOGI adalah ilmu yang menarik untuk dipelajari. Ilmu ini membahas tentang kehidupan manusia dalam kelompok. Apa sebenarnya ciri ciri sosiologi? Bagaimana para ahli mendefinisikannya? Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana agar mudah dipahami oleh semua orang.
Sosiologi berasal dari kata Latin "socius" yang berarti teman atau kelompok, dan "logos" yang berarti ilmu. Jadi, sosiologi adalah ilmu tentang kelompok manusia. Ilmu ini mempelajari bagaimana orang hidup bersama, saling berinteraksi, dan membentuk aturan dalam masyarakat.
Beberapa ahli memberikan definisi yang berbeda tapi saling melengkapi. Berikut penjelasan singkatnya:
Auguste Comte dikenal sebagai bapak sosiologi. Menurutnya, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat dengan metode ilmiah. Ia ingin sosiologi menjadi ilmu positif yang bisa memprediksi perilaku manusia dalam kelompok.
Emile Durkheim mengatakan sosiologi mempelajari fakta sosial. Fakta sosial adalah cara bertindak, berpikir, dan merasa yang ada di luar individu tapi memaksa individu untuk mengikutinya. Contohnya: aturan sekolah atau adat istiadat.
Max Weber berpendapat sosiologi adalah ilmu yang memahami tindakan sosial. Tindakan sosial adalah perilaku manusia yang dilakukan karena mempertimbangkan orang lain. Ia menekankan pentingnya memahami makna di balik tindakan tersebut.
Ahli Indonesia, Selo Soemardjan, mendefinisikan sosiologi sebagai ilmu tentang struktur dan proses kemasyarakatan. Termasuk bagaimana masyarakat berubah dan berkembang seiring waktu.
Setelah memahami pengertiannya, sekarang kita bahas ciri ciri sosiologi yang membedakannya dengan ilmu lain. Berikut penjelasannya:
Sosiologi berdasarkan fakta yang bisa diamati. Peneliti tidak hanya berteori, tapi melakukan pengamatan langsung di lapangan, seperti wawancara atau kuesioner.
Meski berdasarkan fakta, sosiologi juga membuat teori untuk menjelaskan pola perilaku masyarakat. Teori ini terus diuji dan diperbaiki.
Pengetahuan sosiologi terus bertambah. Teori lama diperbaiki atau diganti dengan yang lebih baik berdasarkan penelitian baru.
Sosiologi tidak menilai baik atau buruk suatu perilaku. Tugasnya hanya menjelaskan mengapa perilaku itu terjadi, bukan menghakimi.
Sosiologi mempelajari pola umum dalam masyarakat, bukan kasus perorangan. Misalnya, mempelajari kenapa banyak remaja suka media sosial, bukan hanya satu orang.
Dengan mengetahui ciri ciri sosiologi, kita bisa lebih bijak dalam melihat masalah sosial. Misalnya, saat ada konflik di masyarakat, sosiologi membantu kita mencari akar masalahnya, bukan hanya menyalahkan satu pihak.
Sosiologi juga berguna di kehidupan sehari-hari. Guru, polisi, pengusaha, hingga pemerintah menggunakan ilmu ini untuk membuat keputusan yang lebih baik.
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat secara ilmiah. Pengertiannya menurut ahli seperti Comte, Durkheim, Weber, dan Soemardjan menunjukkan betapa luasnya cakupan ilmu ini. Sedangkan ciri ciri sosiologi seperti empiris, teoritis, kumulatif, non-etis, dan umum membuatnya unik dan bermanfaat. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved