Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) berupa buku bacaan menarik dan layar interaktif, telah dimanfaatkan dengan baik. Hal itu tampak di dua sekolah dasar yang menjadi sasaran buku bantuan. Buku-buku itu dimanfaatkan siswa dan menjadi buku bacaan menarik saat jam kunjungan ke perpustakaan.
''Minat baca anak meningkat, (seperti) pengakuan anak yang sedang membaca karena cerita yang seru dan ilustrasi gambarnya juga menarik,'' kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin kepada Media Indonesia setelah mengunjungi SD Inpres RSS Oesapa dan SD Yayasan GMIT di Kota Kupang, NTT, kemarin.
''Berkat buku bacaan tersebut, indeks literasi meningkat, sehingga SD Yayasan GMIT menjadi sekolah dengan peringkat ketiga terbaik di kota Kupang, dan mendapatkan apresiasi BOS kinerja,'' tambah Hafidz.
''Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bantuan pemerintah berupa buku bacaan bermutu di kedua sekolah tersebut telah dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan minat baca anak di sekolah, dan meningkatkan indeks literasi sekolah,'' kata Hafidz.
Sekolah pertama yang dikunjungi Hafidz adalah SD Inpres RSS Oesapa di Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT. Hafidz disambut Kepala SD Leonard Ere Roi dan Koordinator Pengawas SD-SMP Johny E Rihi.
Leonard langsung mengajak Hafidz berkeliling dan berdialog seputar bantuan pemerintah yang diterima. Selain buku bacaan bermanfaat, sekolah ini juga menerima bantuan layar interactive 55 inci.
Di sekolah ini, Hafidz juga mengajak anak-anak kelas 1 untuk menyantap makanan MBG. ''Terimakasih ibu guru, terima kasih pak Prabowo,'' kata anak-anak sebelum menikmati menu nasi, ayam suir, sayur, dan jeruk.
Dari SD RSS Oesapa, perjalanan Hafidz dilanjutkan ke SD GMIT No.7 di Jalan Soverdi Oebufu, Kota Kupang. Hafidz disambut puluhan siswa yang berjejer rapi sambil mengibarkan bendera Merah Putih. Di sini, Hafidz melihat pengelolaan buku bacaan memang belum sepenuhnya tertata dengan baik. Hal itu karena keterbatasan rak buku. Juga tidak adanya tenaga pustakawan yang khusus mengelola perpustakaan sekolah. (H-2)
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 setelah Kota Kupang meraih TP2DD Kota Terbaik I Wilayah Nusampua.
Berdasarkan data BPS, inflasi tahunan (yoy) Kota Kupang pada September 2025 tercatat 1,75%, sedikit naik menjadi 1,87% pada Oktober, namun masih di bawah rata-rata nasional.
Wali Kota Kupang paparkan RTRW baru 2025–2044 untuk arah pembangunan berkelanjutan. Fokus pada ruang hijau, kawasan lindung, dan ketahanan pangan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved