Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bangun Kemajuan Desa dengan Gerakkan Ekonomi dari Bawah

Indrastuti
21/11/2025 21:11
Bangun Kemajuan Desa dengan Gerakkan Ekonomi dari Bawah
Ilustrasi(Dok Ist)

PT Berdikari Meubel Nusantara (BMN) menegaskan komitmennya terus berperan aktif memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Ini diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama investasi antara BMN dan Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Penandatanganan dilakukan Direktur PT BMN Andre Andika Adhiguna dan Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Tabrani serta disaksikan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria.

Selain kerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, BMN menandatangani perjanjian kemitraan dengan BUM Desa Guwosari Maju Sejahtera dan BUM Desa Sri Rejeki terkait dukungan atas program ketahanan pangan di Desa Guwosari dan Desa Sriharjo, Bantul, DI Yogyakarta.

Direktur PT BMN Andre Andika Adhiguna menegaskan kolaborasi ini merupakan wujud nyata kontribusi BMN dalam memajukan desa.

"Perjanjian kerja sama ini merupakan sejarah bagi kami. Kolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal jadi wujud nyata sinergi dan kontribusi BUMN dalam membangun dan memajukan desa, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah," ujarnya, Kamis (20/11).

Pada kesempatan sama, PT BMN secara simbolis menyerahkan bantuan CSR berupa kandang domba berkapasitas 40-60 ekor di Lumbung Mataraman Banjaran, Guwosari Pajangan.

Berkolaborasi dengan PT Berdikari, PT BMN juga memberikan 20 ekor domba dan 1 ton pakan sebagai dukungan program ketahanan pangan dan CSR berkelanjutan.

"Inisiatif ini jadi bagian dari upaya Berdikari Group dalam menggeliatkan roda pergerakan ekonomi di kabupaten Bantul, khususnya di Desa Guwosari dan Desa Sriharjo," jelasnya.

Ia berharap dari kolaborasi bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, pemerintah daerah, dan BUM Desa menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan nilai tambah bagi desa, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria mengapresiasi kontribusi dan inisiatif PT BMN.

"Ini bukti BUMN memiliki kepedulian kepada masyarakat desa. Peternakan dan pembibitan merupakan salah satu bidang yang mampu membangkitkan perekonomian desa, sesuai Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” tuturnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya, Direktur Pelayanan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Aditya Hendra Krisna, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, serta jajaran Forkopimda Bantul.

PT BMN merupakan satu-satunya BUMN yang bergerak dalam hilirisasi produk kehutanan berupa furnitur yaitu pembuatan kandang domba berkapasitas 40-60 ekor berbahan dasar kayu menggunakan waste dari produk-produk furnitur.

Optimalisasi waste oleh BMN merupakan wujud nyata mendukung suistainable development goals (SDGs) nomor 12 Responsible Comsumption and Production dan SDGs nomor 13 Climate Action. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik