Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Doa Memandikan Jenazah Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah, Niat serta Tata Cara Sesuai Sunnah

Wisnu Arto Subari
20/11/2025 23:31
Doa Memandikan Jenazah Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah, Niat serta Tata Cara Sesuai Sunnah
(Dok MI)

Berikut panduan lengkap doa memandikan jenazah, niat, dan tata cara memandikan jenazah laki-laki maupun perempuan yang sesuai ajaran Rasulullah SAW. Mudah dipahami dan bisa langsung diamalkan.

1. Hukum dan Keutamaan Memandikan Jenazah

Memandikan jenazah hukumnya fardhu kifayah. Jika sudah ada yang melakukannya, gugurlah kewajiban bagi yang lain. Rasulullah SAW bersabda:

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ: رَدُّ السَّلَامِ، وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ، وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ، وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ، وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ

(HR. Bukhari no. 1240 dan Muslim no. 2162)

Di antara mengurus jenazah adalah memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya.

Baca juga: Bacaan Salat Jenazah Takbir Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat

2. Niat Memandikan Jenazah

Niat diucapkan dalam hati saat mulai menyiramkan air pertama. Berikut lafadz niatnya:

Niat Memandikan Jenazah Laki-laki

Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِهذَا الْمَيِّتِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin:
Nawaitul ghusla ‘alā hādzal mayyiti fardhan lillāhi ta‘ālā

Niat Memandikan Jenazah Perempuan

Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِهذِهِ الْمَيِّتَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin:
Nawaitul ghusla ‘alā hādzihil mayyitati fardhan lillāhi ta‘ālā

Baca juga: Doa Jenazah Perempuan Bacaan, Tata Cara, dan Dalil

3. Doa Saat Memandikan Jenazah (Dibaca Berkali-kali)

Saat memandikan, disunnahkan membaca doa berikut berulang-ulang:

Arab:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

Latin:
Allāhumma ighfir lahu warḥamhu wa ‘āfihi wa‘fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi‘ mudkhalahu waghsilhu bil mā’i waṡ-ṡalji wal baradi wa naqqihi minal khaṭāyā kamā yunaqqats ṡawbul abyadhu minad danas.

Artinya:
Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah tempat masuknya, cucilah dia dengan air, salju dan embun. Bersihkanlah dia dari dosa sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran.”

Untuk jenazah perempuan, ganti “lahu” dan “hu” menjadi “lahā” dan “hā”.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

4. Tata Cara Memandikan Jenazah Sesuai Sunnah (Langkah demi Langkah)

  1. Letakkan jenazah di tempat yang tertutup dan tinggi.
  2. Tutup aurat jenazah dengan kain.
  3. Lepaskan pakaian jenazah secara perlahan.
  4. Angkat sedikit kepala jenazah, tekan perlahan perutnya agar kotoran keluar, lalu bersihkan.
  5. Berwudhu untuk jenazah seperti wudhu untuk shalat (tanpa kumur dan memasukkan air ke hidung).
  6. Mandikan mulai dari sisi kanan, kepala dan jenggot dengan air bercampur bidara atau sabun.
  7. Siram seluruh tubuh sebanyak ganjil: minimal 3 kali, sunnah 5 atau 7 kali.
  8. Pada mandian terakhir, campur dengan kapur barus (kāfūr).
  9. Keringkan dengan kain bersih.

Baca juga: 37 Surat dalam Juz Amma dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

5. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

  • Yang memandikan sebaiknya mahram atau sesama jenis kelamin.
  • Jenazah perempuan boleh dimandikan suami, begitu pula sebaliknya.
  • Jangan memotong kuku atau mencukur rambut jenazah.
  • Jaga kehormatan jenazah, jangan menceritakan aib yang terlihat.

Baca juga: 114 Surat dalam Al-Quran dan Arti serta Jumlah Ayat

Kesimpulan

Dengan memahami doa memandikan jenazah dan tata caranya, kita bisa melaksanakan fardhu kifayah ini dengan benar dan penuh berkah. Semoga Allah SWT menerima amal kita dan mengampuni jenazah yang kita mandikan.

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya