Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Berikut panduan lengkap doa memandikan jenazah, niat, dan tata cara memandikan jenazah laki-laki maupun perempuan yang sesuai ajaran Rasulullah SAW. Mudah dipahami dan bisa langsung diamalkan.
Memandikan jenazah hukumnya fardhu kifayah. Jika sudah ada yang melakukannya, gugurlah kewajiban bagi yang lain. Rasulullah SAW bersabda:
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ: رَدُّ السَّلَامِ، وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ، وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ، وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ، وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ
(HR. Bukhari no. 1240 dan Muslim no. 2162)
Di antara mengurus jenazah adalah memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya.
Baca juga: Bacaan Salat Jenazah Takbir Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat
Niat diucapkan dalam hati saat mulai menyiramkan air pertama. Berikut lafadz niatnya:
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِهذَا الْمَيِّتِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Latin:
Nawaitul ghusla ‘alā hādzal mayyiti fardhan lillāhi ta‘ālā
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِهذِهِ الْمَيِّتَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Latin:
Nawaitul ghusla ‘alā hādzihil mayyitati fardhan lillāhi ta‘ālā
Baca juga: Doa Jenazah Perempuan Bacaan, Tata Cara, dan Dalil
Saat memandikan, disunnahkan membaca doa berikut berulang-ulang:
Arab:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ
Latin:
Allāhumma ighfir lahu warḥamhu wa ‘āfihi wa‘fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi‘ mudkhalahu waghsilhu bil mā’i waṡ-ṡalji wal baradi wa naqqihi minal khaṭāyā kamā yunaqqats ṡawbul abyadhu minad danas.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah tempat masuknya, cucilah dia dengan air, salju dan embun. Bersihkanlah dia dari dosa sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran.”
Untuk jenazah perempuan, ganti “lahu” dan “hu” menjadi “lahā” dan “hā”.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Baca juga: 37 Surat dalam Juz Amma dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan
Baca juga: 114 Surat dalam Al-Quran dan Arti serta Jumlah Ayat
Dengan memahami doa memandikan jenazah dan tata caranya, kita bisa melaksanakan fardhu kifayah ini dengan benar dan penuh berkah. Semoga Allah SWT menerima amal kita dan mengampuni jenazah yang kita mandikan.
Wallāhu a‘lam bish-shawāb.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved