Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
APA itu idgham bilaghunnah? Bagi kamu yang sedang belajar tajwid, hukum ini penting untuk dipahami agar bisa membaca Al-Qur’an dengan benar. Artikel ini akan menjelaskan pengertian idgham bilaghunnah, cara membacanya, dan contohnya secara sederhana dan mudah dipahami, cocok untuk pemula!
Idgham bilaghunnah adalah salah satu hukum tajwid dalam ilmu membaca Al-Qur’an. Kata “idgham” berarti memasukkan, sedangkan “bilaghunnah” berarti tanpa dengung. Jadi, idgham bilaghunnah adalah hukum ketika huruf nun mati (نْ) atau tanwin (ـً, ـٍ, ـٌ) bertemu dengan huruf-huruf tertentu, lalu dibaca dengan cara dimasukkan ke huruf berikutnya tanpa suara dengung.
Huruf-huruf idgham bilaghunnah ada dua, yaitu: lam (ل) dan ra (ر). Ketika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf lam atau ra, maka bunyinya dilebur tanpa dengung.
Cara membaca idgham bilaghunnah cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya:
Penting untuk berlatih dengan guru tajwid agar pengucapanmu tepat. Bacaan ini harus terdengar ringkas dan alami, tanpa tambahan suara “ng”.
Berikut adalah beberapa contoh idgham bilaghunnah dari Al-Qur’an, lengkap dengan teks Arab, latin, dan penjelasannya:
Teks Arab: مِنْ لَدُنْهُ
Latin: Min ladunhu
Penjelasan: Nun mati (نْ) bertemu dengan huruf lam (ل). Dibaca “milladunhu” tanpa dengung, dengan nun mati melebur ke huruf lam.
Teks Arab: وَيْلٌ لِّكُلِّ
Latin: Wailun likulli
Penjelasan: Tanwin (ـٌ) bertemu dengan huruf lam (ل). Dibaca “wailul likulli” dengan tanwin melebur ke huruf lam tanpa dengung.
Teks Arab: لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
Latin: Lakum diinukum waliya diin
Penjelasan: Nun mati (نْ) bertemu dengan huruf lam (ل). Dibaca “lakum diinukum waliya diin” dengan nun mati dilebur ke lam tanpa suara dengung.
Memahami hukum idgham bilaghunnah sangat penting untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil (benar dan baik). Rasulullah SAW bersabda:
Teks Arab: مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَتَعَلَّمَهُ وَعَمِلَ بِهِ أُلْبِسَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَاجًا مِنْ نُورٍ
Latin: Man qara’a al-Qur’ana wa ta’allamahu wa ‘amila bihi ulbisa yaumal qiyamati tajam min nur
Terjemahan: “Barang siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka pada hari kiamat ia akan diberi mahkota dari cahaya.” (HR. Ahmad)
Dengan mempelajari tajwid seperti idgham bilaghunnah, kita bisa membaca Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar, sehingga pahala membaca Al-Qur’an lebih sempurna.
Berikut beberapa tips agar kamu mahir membaca idgham bilaghunnah:
Idgham bilaghunnah adalah hukum tajwid yang membuat bacaan Al-Qur’an lebih indah dan sesuai kaidah. Dengan memahami pengertian, cara membaca, dan contohnya, kamu bisa meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’anmu. (Z-10)
Secara istilah, Idgham Bilaghunnah adalah meleburkan bunyi nun sukun atau tanwin ke dalam huruf setelahnya tanpa dengung.
Secara istilah, Idgham Bilaghunnah adalah meleburkan bunyi nun sukun atau tanwin ke dalam huruf setelahnya tanpa dengung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved