Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP muslim laki-laki yang mengalami keluarnya mani, baik karena mimpi basah, hubungan suami istri, atau sebab lain, wajib melakukan mandi wajib atau ghusl junub. Cara mandi wajib laki-laki keluar mani harus dilakukan dengan benar agar hadas besar terangkat dan ibadah seperti shalat, puasa, atau membaca Al-Quran menjadi sah. Artikel ini akan membahas secara rinci mulai dari dalil, rukun, tata cara, sunnah, hingga hal-hal yang sering diabaikan.
Mandi wajib adalah membersihkan seluruh tubuh dengan air suci yang mengalir, disertai niat menghilangkan hadas besar. Hadas besar pada laki-laki terjadi karena:
Dalam kasus cara mandi wajib laki-laki keluar mani, fokusnya adalah membersihkan diri setelah keluarnya cairan mani.
Allah SWT berfirman:
Teks Arab:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ (النساء: 43)
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat while kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, dan janganlah (pula shalat) dalam keadaan junub, kecuali sekadar berlalu saja, sebelum kamu mandi." (QS. An-Nisa: 43)
Ayat lain:
Teks Arab:
وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا (المائدة: 6)
Artinya: "Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al-Ma'idah: 6)
Rasulullah SAW bersabda:
Teks Arab:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَامَعَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ ثُمَّ أَنْزَلَ فَعَلَيْهِ الْغُسْلُ (رواه مسلم)
Latin: "Idza jama'a ar-rajul ahla hu thumma anzala fa 'alaihi al-ghusl." (HR. Muslim no. 348)
Artinya: "Jika seorang laki-laki menggauli istrinya kemudian keluar mani, maka wajib baginya mandi."
Hadits lain dari Aisyah RA:
Teks Arab:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنَ الْجَنَابَةِ وَمِنَ الْجُمُعَةِ وَمِنْ غُسْلِ الْجَنَازَةِ وَمِنَ الْإِحْرَامِ (رواه أبو داود)
Artinya: "Rasulullah SAW mandi wajib karena empat hal: junub, hari Jumat, mandi jenazah, dan ihram." (HR. Abu Dawud)
Agar mandi wajib sah, ada dua rukun utama:
| No | Rukun | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1 | Niat | Dibaca dalam hati saat air pertama kali mengenai tubuh. Tanpa niat, mandi tidak sah. |
| 2 | Membasuh seluruh tubuh | Setiap bagian tubuh—termasuk rambut, kuku, lipatan kulit—harus terkena air. |
Niat dibaca dalam hati:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah Ta'ala."
Berikut urutan lengkap sesuai sunnah Rasulullah SAW:
Jika dalam keadaan terburu-buru:
Namun versi lengkap di atas lebih utama karena mengikuti sunnah.
Meski bukan wajib, sunnah ini sangat dianjurkan:
Banyak laki-laki mengira mandi wajib sudah selesai hanya dengan menyiram air. Padahal:
Tidak wajib. Yang wajib adalah air suci yang mengalir. Sabun hanya sunnah untuk menghilangkan bau atau kotoran.
Ya, wajib. Baik karena sakit, dingin, atau sebab lain, jika mani keluar maka wajib mandi.
Jika ragu, cukup berwudhu. Tapi jika yakin pernah junub, wajib mandi.
Boleh, asal menutup aurat dan tidak dilihat orang lain.
Tidak. Mandi Jumat adalah sunnah, mandi wajib adalah fardu. Harus niat khusus untuk junub.
Cara mandi wajib laki-laki keluar mani sangat mudah: niat + basuh seluruh tubuh. Yang penting adalah keyakinan bahwa kita melakukannya untuk Allah. Jangan sampai ibadah shalat atau puasa menjadi sia-sia hanya karena mandi yang tidak sempurna.
Semoga panduan ini membantu Anda menjalankan ibadah dengan lebih baik. Wallahu a'lam. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved