Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Sholat sunnah sebelum dzuhur atau yang biasa disebut sholat qabliyah dzuhur adalah salah satu amalan ringan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hanya dengan beberapa menit, Anda bisa mendapatkan pahala besar dan perlindungan dari api neraka. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang niat sholat sunnah sebelum dzuhur, mulai dari bacaan, tata cara, dalil, hingga keutamaannya.
Sholat sunnah sebelum dzuhur termasuk dalam kategori sholat rawatib, yaitu sholat sunnah yang mengiringi sholat fardu. Sholat ini dilakukan sebelum masuk waktu sholat Dzuhur, biasanya setelah adzan berkumandang atau saat menunggu iqamah.
Jumlah rakaat yang dianjurkan adalah 4 rakaat, bisa dikerjakan dengan sekali salam atau dua kali salam (2 rakaat + 2 rakaat). Keduanya sama-sama sah dan memiliki dasar hadits yang kuat.
Sholat qabliyah dzuhur hukumnya sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan dan hampir mendekati wajib. Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya, baik saat mukim maupun safar.
Meskipun tidak ada ayat Al-Quran yang secara spesifik menyebut sholat qabliyah dzuhur, namun perintah menjaga sholat sunnah secara umum terdapat dalam Al-Quran:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ ۖ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Wa minal laili fatahajjad bihi naafilatal laka 'asaa ay yab'atsaka rabbuka maqaamam mahmuuda.
Artinya: "Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud sebagai tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra: 79)
Ayat ini menunjukkan bahwa sholat sunnah (nafilah) adalah amalan tambahan yang sangat dicintai Allah.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدَعُ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ
Kana an-nabiyyu shallallahu 'alaihi wa sallam laa yada'u arba'an qabla azh-zhuhri wa rak'ataini qabla al-ghadaah.
Artinya: "Nabi SAW tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum Dzuhur dan dua rakaat sebelum Subuh." (HR. Bukhari)
حَافِظُوا عَلَى هَذِهِ الصَّلَوَاتِ حَيْثُ مَا حَضَرَتْ: أَرْبَعٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَأَرْبَعٍ بَعْدَهَا
Haafizhu 'alaa haadhihi ash-shalawaat haithu maa hadarat: arba'in qabla azh-zhuhri wa arba'in ba'dahaa.
Artinya: "Jagalah sholat-sholat ini di mana pun kalian berada: empat rakaat sebelum Dzuhur dan empat rakaat sesudahnya." (HR. Tirmidzi, dinilai shahih)
Niat sholat sunnah sebelum dzuhur dibaca dalam hati saat takbiratul ihram. Berikut bacaan lengkapnya:
أُصَلِّي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ سُنَّةً قَبْلِيَّةَ الظُّهْرِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli arba'a raka'aatin sunnatan qabliyatal zhuhri lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah empat rakaat qabliyah Dzuhur karena Allah Ta'ala."
أُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً قَبْلِيَّةَ الظُّهْرِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli rak'ataini sunnatan qabliyatal zhuhri lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah dua rakaat qabliyah Dzuhur karena Allah Ta'ala."
Setelah selesai dua rakaat, ulangi niat yang sama untuk dua rakaat berikutnya.
Amalan ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
| Kesalahan | Solusi |
|---|---|
| Tidak niat sama sekali | Sholat tetap sah, tapi sunnah niat di hati |
| Salah bacaan niat | Yang penting maknanya benar |
| Dikerjakan setelah iqamah | Utaman setelah adzan, sebelum iqamah |
Niat sholat sunnah sebelum dzuhur adalah pintu amalan ringan menuju pahala besar. Dengan hanya 10-15 menit, Anda bisa mendapatkan perlindungan dari neraka dan rumah di surga. (Z-20)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved