Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Tumbuhan Hidrofit: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Lengkap

Akmal Fauzi
16/11/2025 23:45
Tumbuhan Hidrofit: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Lengkap
ilustrasi(freepik)

TUMBUHAN hidrofit adalah tanaman yang hidup di lingkungan berair atau sangat lembab. Mereka memiliki adaptasi khusus agar bisa bertahan di air. Artikel ini akan membahas apa itu tumbuhan hidrofit, ciri-cirinya, dan beberapa contohnya dengan bahasa yang mudah dipahami.

Pengertian Tumbuhan Hidrofit

Tumbuhan hidrofit adalah jenis tumbuhan yang tumbuh dan berkembang di dalam atau di atas permukaan air. Kata "hidrofit" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "hydro" yang berarti air dan "phyton" yang berarti tumbuhan. Jadi, tumbuhan hidrofit sangat bergantung pada air untuk hidupnya. Tanaman ini biasanya ditemukan di rawa, danau, sungai, atau kolam.

Berbeda dengan tumbuhan darat biasa, tumbuhan hidrofit tidak perlu khawatir kekurangan air. Justru, mereka harus bisa mengatasi kelebihan air agar tidak membusuk. Itulah mengapa tumbuhan hidrofit memiliki ciri khusus yang unik.

Ciri-Ciri Tumbuhan Hidrofit

Tumbuhan hidrofit memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari tanaman lain. Berikut adalah ciri-ciri utama tumbuhan hidrofit:

1. Akar yang Lemah atau Mengambang

Akar tumbuhan hidrofit biasanya kecil dan lemah karena tidak perlu menyerap banyak air dari tanah. Beberapa bahkan akarnya mengambang di air untuk menyerap nutrisi langsung.

2. Batang Berongga dan Lentur

Batang tumbuhan hidrofit sering berongga seperti spons agar bisa mengapung di air. Rongga ini juga membantu sirkulasi udara di dalam tanaman.

3. Daun Lebar dan Tipis dengan Lapisan Lilin

Daun tumbuhan hidrofit biasanya lebar untuk menangkap sinar matahari sebanyak mungkin. Permukaannya dilapisi lilin agar air tidak menempel lama dan daun tetap kering.

4. Stomata di Permukaan Atas Daun

Berbeda dengan tumbuhan darat, stomata pada tumbuhan hidrofit berada di sisi atas daun. Ini memudahkan pertukaran gas saat daun mengapung di air.

5. Jaringan Aerenkim yang Luas

Tumbuhan hidrofit punya jaringan aerenkim, yaitu rongga udara besar di dalam batang dan daun. Jaringan ini membantu tanaman bernapas di bawah air.

Contoh Tumbuhan Hidrofit

Ada banyak contoh tumbuhan hidrofit di sekitar kita. Berikut beberapa yang paling umum:

1. Teratai (Nelumbo nucifera)

Teratai adalah tumbuhan hidrofit yang daunnya mengapung di permukaan air. Akarnya tertanam di lumpur dasar danau, sementara bunganya indah dan harum.

2. Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Eceng gondok tumbuh cepat di air tenang. Batangnya berongga sehingga bisa mengapung. Tanaman ini sering dianggap gulma di sungai.

3. Kangkung Air (Ipomoea aquatica)

Kangkung air adalah tumbuhan hidrofit yang batangnya hollow dan daunnya hijau cerah. Kita sering makan sayur kangkung dari tanaman ini.

4. Genjer (Limnocharis flava)

Genjer hidup di rawa-rawa. Daunnya triangular dan batangnya lunak. Tanaman ini juga bisa dimakan sebagai lalapan.

Manfaat Tumbuhan Hidrofit bagi Lingkungan

Selain indah, tumbuhan hidrofit membantu membersihkan air dari polutan. Akarnya menyerap zat berbahaya, sehingga air menjadi lebih bersih. Mereka juga menjadi rumah bagi ikan dan serangga air.

Tumbuhan hidrofit sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Tanpa mereka, danau dan sungai bisa menjadi kotor dan tidak sehat.

Kesimpulan

Tumbuhan hidrofit adalah tanaman air yang punya adaptasi luar biasa. Dari pengertian hingga contohnya, kita bisa belajar bagaimana alam menciptakan keajaiban. Pelajari lebih lanjut tentang tumbuhan hidrofit untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan air. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya