Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Mahasiswa Budi Luhur Hadirkan Inovasi Kamar Portabel dan Aquaponik Surya Bagi Desa Terdampak Gempa Cianjur

Syarief Oebaidillah
16/11/2025 11:12
Mahasiswa Budi Luhur Hadirkan Inovasi Kamar Portabel dan Aquaponik Surya Bagi Desa Terdampak Gempa Cianjur
Ilustrasi(Dok Ist)

TIM mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) menghadirkan dua inovasi teknologi untuk membantu pemulihan Desa Limbangansari, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang terdampak gempa 2022. 

Melalui Program Mahasiswa Berdampak 2025, mereka membangun kamar portabel tanggap bencana dan sistem aquaponik berbasis energi surya untuk memperkuat layanan kesehatan darurat dan ketahanan pangan warga.

Program ini melibatkan kolaborasi antara PMI Kabupaten Cianjur, Kelurahan Limbangansari, serta kelompok PKK setempat. Keduanya menjadi mitra utama penerima manfaat dari teknologi tepat guna yang dikembangkan mahasiswa lintas prodi UBL.

Melalui keterangannya dosen pembimbing yang juga Kaprodi Arsitektur UBL Sri Kurniasih, S.T.,M.Ars mengatakan program ini dibuat untuk memberi solusi kesehatan darurat melalui kamar portabel.

"Inovasi pertama adalah kamar portabel modular yang dapat dilipat dan dibawa ke lokasi bencana dengan cepat. Fasilitas berukuran 2,3 × 5,1 meter ini dirancang sebagai ruang perawatan medis lapangan, lengkap dengan penerangan energi surya untuk operasi malam hari," ujar Sri.

Dikatakan dua unit kamar portabel kini telah diserahkan kepada PMI dan pihak kelurahan setempat. Relawan yang mengikuti pelatihan mampu merakit dan melipat kamar tersebut dalam waktu singkat. Penggunaan energi surya juga membuat layanan darurat lebih mandiri tanpa ketergantungan listrik dan genset.

Ia mengutarakan, inovasi ini sedang diarahkan menuju paten sederhana, terutama desain kamar portabel dan sistem aquaponik hemat energi.

Mahasiswa UBL juga memasang empat unit aquaponik bertenaga surya untuk kelompok PKK. Sistem ini menggabungkan budidaya ikan lele dan sayuran dalam satu siklus air yang hemat energi, cocok untuk lahan terbatas pascabencana.

Sebanyak 12 keluarga kini terlibat dalam perawatan dan panen sayuran, yang produktivitasnya meningkat dibanding metode tanam sebelumnya. Panel surya membuat operasi pompa air lebih hemat dan ramah lingkungan.

Kolaborasi Lintas Ilmu 

Program yang melibatkan mahasiswa arsitektur, teknik elektro, dan manajemen bencana ini menghasilkan sejumlah output, mulai dari kamar portabel, sistem aquaponik, pelatihan relawan PMI, hingga peta bahaya bencana Desa Limbangansari.

Dalam program berlangsung pada 9 - 22 November 2025 dan melibatkan dosen Budi Luhur yaitu, Anggraeni Dyah Sulistiowati, S.T., M.T, Eka Purwa Laksana, S.T.,M.T, Taqwa Putra Budi Purnomo Sidi, S.E., M.M serta sebanyak 20 mahasiswa.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya