Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN dingin adalah segala jenis minuman yang disajikan pada suhu rendah, baik dengan cara didinginkan di kulkas maupun ditambah es batu, sehingga memberikan sensasi segar dan menyegarkan tubuh saat dikonsumsi.
Minuman dingin merupakan minuman bersuhu rendah yang memberi efek segar, tetapi harus diminum secara bijak agar tidak mengganggu kesehatan, terutama pada sistem pencernaan dan tenggorokan.
Air atau minuman yang terlalu dingin dapat menyempitkan pembuluh darah di saluran pencernaan, sehingga menghambat proses pencernaan makanan dan membuat perut terasa kembung.
Minuman dingin dapat memicu penumpukan gas di lambung, yang membuat perut terasa tidak nyaman atau nyeri, terutama setelah makan berat.
Tubuh yang terlalu sering terkena suhu dingin dari dalam dapat mengalami penurunan daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang flu, batuk, dan pilek.
Minuman es dapat mengiritasi tenggorokan, terutama jika diminum saat kondisi tubuh sedang lemah. Hal ini bisa menyebabkan radang atau nyeri tenggorokan.
Perubahan suhu mendadak di mulut akibat minuman dingin dapat merusak lapisan enamel gigi, menyebabkan gigi ngilu dan lebih sensitif terhadap panas atau dingin.
Bagi sebagian orang, minuman dingin bisa memicu brain freeze atau rasa nyeri tajam di kepala karena pembuluh darah di area kepala menyempit secara tiba-tiba.
Suhu dingin dari minuman dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, sehingga sirkulasi darah melambat dan tubuh terasa kaku atau lemas.
Saat suhu lambung turun karena minuman dingin, enzim pencernaan bekerja lebih lambat, membuat tubuh kurang optimal menyerap nutrisi dari makanan.
Minuman dingin dapat memicu kontraksi otot lambung, yang membuat asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa terbakar di dada.
Pada beberapa orang, suhu dingin dari minuman bisa membuat otot saluran pernapasan menyempit sementara, menyebabkan napas terasa berat atau sesak.
Jika diminum dalam jumlah banyak dan sangat dingin, minuman es dapat membuat denyut jantung melambat sementara, terutama pada orang dengan riwayat penyakit jantung.
Tubuh akan bekerja ekstra untuk menyeimbangkan suhu internal, sehingga bisa membuat energi cepat habis dan tubuh terasa lemas setelah minum dingin.
Sesekali minum minuman dingin tidak berbahaya, tetapi jika terlalu sering bisa berdampak negatif pada pencernaan, sistem imun, dan keseimbangan tubuh. Sebaiknya konsumsi air bersuhu ruang atau hangat untuk menjaga kesehatan. (Z-4)
Minuman ini memberikan sensasi segar dan menyejukkan, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas fisik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved