Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Allosaurus: Predator Gesit dari Zaman Jura yang Menguasai Rantai Makanan

Sekar Arum Pramudita
11/11/2025 11:00
Allosaurus: Predator Gesit dari Zaman Jura yang Menguasai Rantai Makanan
Allosaurus, dinosaurus karnivora besar dari periode Jura, dikenal sebagai pemburu cepat dan efisien dengan kecepatan hingga 34 km/jam. (National Park Service)

ALLOSAURUS merupakan salah satu dinosaurus karnivora terbesar yang hidup pada akhir periode Jura, sekitar 155 hingga 145 juta tahun lalu. Panjang tubuhnya mencapai sekitar 8-9 meter dengan berat hampir dua ton. Hewan ini menempati posisi puncak dalam rantai makanan di ekosistemnya, memangsa berbagai jenis dinosaurus herbivora besar seperti Stegosaurus dan Diplodocus.

Berbeda dari citra umum dinosaurus besar yang lamban, Allosaurus justru memiliki tubuh yang relatif ringan dan proporsional. Struktur kakinya yang kuat dan ekornya yang panjang memungkinkan gerakan cepat serta seimbang. Berdasarkan hasil penelitian, kecepatan larinya diperkirakan mencapai 34 kilometer per jam, menjadikannya salah satu predator paling gesit pada masanya.

Allosaurus memiliki lengan yang lebih pendek dari kakinya, tetapi tetap berfungsi penting saat berburu. Setiap tangan memiliki tiga cakar besar melengkung yang digunakan untuk mencengkeram dan menahan mangsa. Dengan kombinasi kaki kuat dan lengan berotot, Allosaurus dapat melumpuhkan hewan yang lebih besar darinya sebelum memberikan gigitan mematikan.

Tengkoraknya besar dan dilengkapi puluhan gigi tajam bergerigi, cocok untuk mengoyak daging. Namun, kekuatan gigitannya tidak sekuat dinosaurus pemangsa lain seperti Tyrannosaurus rex. Hal ini menunjukkan Allosaurus tidak mengandalkan kekuatan gigitan, melainkan teknik berburu yang lebih dinamis, seperti menyerang berulang kali atau bekerja sama dalam kelompok kecil.

Ekor panjangnya juga memiliki fungsi penting sebagai penyeimbang tubuh. Saat berlari atau berbelok tajam, ekor membantu menjaga stabilitas agar tubuhnya tetap seimbang. Ciri ini menunjukkan Allosaurus berevolusi menjadi pemburu cepat dan efisien, bukan sekadar pemangsa besar yang bergantung pada tenaga semata.

Allosaurus hidup di lingkungan yang hangat dan lembap, dengan vegetasi lebat dan populasi dinosaurus herbivora yang melimpah. Kondisi ini menyediakan sumber makanan yang cukup bagi predator besar seperti dirinya. Sebagai karnivora dominan, Allosaurus berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem prasejarah dengan mengontrol populasi herbivora besar.

Dengan anatomi tubuh yang mendukung kecepatan dan kelincahan, Allosaurus dikategorikan sebagai salah satu pemburu paling adaptif pada masa Jura. Keberadaannya menunjukkan kemampuan bertahan hidup di dunia purba tidak hanya ditentukan ukuran tubuh, tetapi juga oleh efisiensi dan strategi berburu yang efektif. (ZME Science/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik