Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Penemuan Zona Lithium dan Rubidium Dangkal di Spanyol Barat Beri Harapan Baru bagi Industri Baterai Eropa

Thalatie K Yani
11/11/2025 10:05
Penemuan Zona Lithium dan Rubidium Dangkal di Spanyol Barat Beri Harapan Baru bagi Industri Baterai Eropa
Ilustrasi(Unsplash)

TEMUAN baru di Spanyol barat membuka peluang besar bagi kemandirian pasokan bahan baku baterai Eropa. Berkeley Energia melaporkan hasil pengeboran di wilayah Conchas, dekat Fuentes de Oñoro, yang menunjukkan zona dangkal kaya lithium dan rubidium dengan ketebalan mencapai 60 meter.

Pengeboran dilakukan di area seluas sekitar 31 kilometer persegi menggunakan metode reverse circulation dan diamond drilling. Hasil uji menunjukkan lapisan dengan kadar 0,50% lithium oksida dari permukaan hingga kedalaman 60 meter, serta interval lain setebal 14 meter dengan kadar 0,95% lithium oksida dari kedalaman 40 meter.

“Hasil program pengeboran di Conchas sangat menggembirakan karena mengonfirmasi keberadaan zona mineralisasi lithium dan rubidium yang dangkal dan tebal,” ujar Robert Behets, Penjabat Direktur Pelaksana Berkeley Energia Limited.

Zona tersebut terletak pada formasi granit pucat kaya mika, dikenal sebagai muscovitic leucogranite, yang umum mengandung lithium dan rubidium. Kedua unsur ini sering muncul bersamaan karena rubidium dapat menggantikan kalium dalam struktur kristal mika.

Rubidium sendiri termasuk dalam daftar mineral kritis Amerika Serikat karena perannya dalam industri teknologi tinggi seperti pembuatan kaca khusus, sensor, dan jam atom.

Berkeley kini menyiapkan model 3D dari hasil pengeboran serta uji metalurgi awal untuk menentukan metode ekstraksi terbaik. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan tambang dan perhitungan potensi produksi. Perusahaan juga mencatat zona yang lebih tebal di bagian timur laut serta kadar lebih tinggi di selatan dan barat laut area pengeboran.

Temuan Conchas hadir di tengah meningkatnya kebutuhan lithium di Eropa akibat pertumbuhan kendaraan listrik dan penyimpanan energi. Uni Eropa melalui Critical Raw Materials Act menargetkan 10% pasokan bahan utama, termasuk lithium dan kobalt, berasal dari tambang domestik pada 2030.

Spanyol, bersama Portugal dan Prancis, kini menjadi fokus eksplorasi tambang keras (hard rock lithium). Jika proyek Conchas berhasil dikembangkan, wilayah Salamanca berpotensi menjadi pusat industri baterai baru di Eropa.

Namun, perlu dicatat ekspansi sumber daya di Spanyol kerap dihadapkan pada pengawasan ketat dari kelompok lingkungan dan warga setempat. Berkeley menegaskan bahwa lokasi Conchas berada di luar area operasi uranium lamanya di Retortillo. Perusahaan juga berkomitmen menjalankan studi lingkungan yang transparan dan bekerja sama dengan masyarakat lokal.

Rencana uji tahap awal meliputi penghancuran, penggilingan, pemisahan gravitasi, magnetik, dan flotasi. Meskipun rubidium kemungkinan hanya menjadi produk sampingan, keberadaan lithium dalam jumlah signifikan dapat memperkuat pasokan baterai domestik Eropa.

Jika uji laboratorium mengonfirmasi hasil positif, Conchas bisa menjadi langkah penting bagi Spanyol untuk beralih dari hasil pengeboran menjadi pusat produksi logam strategis bagi energi masa depan. (Earth/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik