Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LUKA yang sulit sembuh, terutama pada kaki, sering kali menjadi tanda peringatan bagi pasien dengan kadar gula darah tinggi. Meski tidak setiap luka menandakan diabetes, para ahli menekankan bahwa bagi orang dengan hiperglikemia atau riwayat diabetes, luka yang lambat sembuh dapat menjadi gejala komplikasi serius. Hal ini terjadi karena diabetes memengaruhi berbagai sistem tubuh, mulai dari saraf, pembuluh darah, hingga kemampuan sel darah putih untuk melawan infeksi.
Dikutip dari laman Persada Hospital, luka sendiri tidak selalu berarti seseorang menderita diabetes. Namun, pada pasien dengan kadar gula darah tinggi, luka yang sulit sembuh atau terus memburuk bisa menjadi indikasi adanya masalah diabetes.
Kondisi ini sering muncul karena kerusakan saraf perifer (neuropati) dan gangguan sirkulasi darah yang menghambat proses penyembuhan.
Ketika saraf mengalami kerusakan, penderita sering kali tidak merasakan luka kecil atau tekanan pada kulit, sehingga cedera yang tampak ringan bisa berkembang menjadi luka serius jika tidak segera ditangani.
Mengenali tanda luka diabetes sejak dini penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Beberapa ciri yang paling umum meliputi:
Luka yang sulit sembuh pada pasien dengan gula darah tinggi disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor:
Luka diabetes diklasifikasikan berdasarkan kedalaman dan keparahannya:
Penilaian skala luka ini penting untuk menentukan langkah pengobatan dan mencegah komplikasi serius.
Penanganan luka diabetes harus dilakukan dengan hati-hati untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi:
Pada kasus berat, perawatan profesional di klinik diabetes atau wound care center diperlukan, termasuk kemungkinan tindakan bedah.
Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Beberapa langkah yang dianjurkan:
Luka yang lambat sembuh pada pasien dengan gula darah tinggi bisa menjadi tanda komplikasi diabetes. Mengenali ciri-ciri luka, memahami penyebab, melakukan pengobatan yang tepat, dan menjalankan langkah pencegahan dengan disiplin sangat penting untuk mencegah komplikasi serius, termasuk infeksi luas atau gangrene yang dapat mengancam fungsi kaki.
Dengan perawatan dan kontrol gula darah yang baik, risiko luka diabetes dapat diminimalkan dan kualitas hidup penderita tetap terjaga. (Z-1)
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Proses pemulihan dan penyembuhan luka pasca-cedera, operasi, atau sakit ternyata sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang memadai, terutama protein.
Luka menyebabkan terbukanya permukaan kulit sehingga jaringan di bawahnya terekspos dan bisa menimbulkan nyeri, perdarahan, serta risiko infeksi.
luka tidak bisa disembuhkan dengan air liur atau oli
Tamara Dai menyampaikan orang awam kerap kali bingung untuk menjelaskan detail rasa sakit maupun jenis luka yang dimiliki.
Penanganan luka kaki diabetes harus dilakukan secara, rutin, disiplin, dan intensif, seringkali melibatkan tim dokter spesialis.
Istilah diabetes kering dan basah sering menimbulkan salah kaprah di masyarakat. Artikel ini membahas fakta medis di balik kedua istilah tersebut.
Kebersihan luka pada penderita diabetes sangat penting untuk mencegah infeksi yang dapat memperlambat proses penyembuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved