Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUJAH kamu bahwa rahasia kecerdasan dan daya tahan tubuh bayi ternyata dimulai bukan dari otaknya, melainkan dari usus sang ibu? Penelitian modern menunjukkan bahwa mikrobiota usus ibu hamil, kumpulan bakteri baik di saluran pencernaan, memiliki peran besar dalam membentuk perkembangan otak dan sistem imun janin sejak dalam kandungan.
Artikel ini akan mengungkap bagaimana hubungan ajaib antara usus, otak, dan imun bayi bekerja, serta bagaimana ibu dapat menjaga kesehatannya untuk mendukung masa depan si kecil.
Usus manusia bukan sekadar organ pencernaan. Di dalamnya hidup triliunan mikroba baik yang dikenal sebagai mikrobiota usus. Mikrobiota ini berfungsi menjaga keseimbangan metabolisme, imun, dan sistem saraf.
Pada ibu hamil, mikrobiota usus yang seimbang akan:
Sebaliknya, jika mikrobiota usus terganggu (disbiosis), bayi berisiko lebih tinggi mengalami masalah imun dan neurodevelopment di masa depan.
Hubungan antara usus dan otak dikenal dengan istilah “gut-brain axis”. Jaringan saraf, hormon, dan mikroba berinteraksi membentuk jalur komunikasi dua arah antara usus ibu dan otak janin.
Beberapa efek positifnya antara lain:
Dengan kata lain, kesehatan mental dan pencernaan ibu hamil berperan langsung pada kecerdasan dan emosi anak di masa depan.
Sistem imun bayi mulai “belajar” sejak dalam rahim. Mikrobiota usus ibu menjadi guru pertama bagi sistem imun janin melalui sinyal kimia yang menembus plasenta.
Ketika bayi lahir, terutama melalui persalinan normal, ia akan terpapar mikroba baik dari jalan lahir dan kulit ibu. Paparan ini menjadi kolonisasi awal mikrobiota usus bayi, pondasi bagi sistem imun yang kuat.
Namun, bila ibu mengalami ketidakseimbangan mikrobiota akibat stres, pola makan buruk, atau penggunaan antibiotik berlebihan, proses ini dapat terganggu. Akibatnya, bayi lebih rentan terhadap alergi, infeksi, dan gangguan pencernaan.
Berikut langkah-langkah alami untuk mendukung usus sehat dan bayi cerdas:
Fungsinya: memberi “makanan” bagi bakteri baik.
Aktivitas fisik membantu menstabilkan flora usus.
Keseimbangan usus ibu selama hamil bukan hanya berpengaruh saat bayi dilahirkan, tetapi juga dalam jangka panjang.
Bayi dengan fondasi mikrobiota yang sehat terbukti memiliki:
Dengan kata lain, menjaga kesehatan usus ibu berarti menyiapkan masa depan bayi yang lebih cerdas, sehat, dan bahagia.
Rahasia terbesar tumbuh kembang bayi dimulai dari dalam perut ibu, tepatnya dari kesehatan usus. Mikrobiota usus yang seimbang berperan penting dalam pembentukan otak dan sistem imun bayi sejak awal kehidupan.
Melalui pola makan sehat, manajemen stres, serta asupan prebiotik dan probiotik yang cukup, ibu dapat menciptakan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang janin.
Karena pada akhirnya, kesehatan bayi dimulai dari usus ibunya. (Nature.com/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved