Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERMINTAAN akan pencitraan medis berpresisi tinggi terus meningkat seiring dengan melonjaknya prevalensi penyakit tidak menular di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu secara global dengan hampir 18 juta jiwa setiap tahun.
Di Indonesia, stroke menjadi penyebab kematian tertinggi, menyumbang lebih dari 19% dari total kematian nasional (Riskesdas 2018, Kementerian Kesehatan RI). Oleh karenw itu, deteksi dini dan pencitraan akurat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengobatan dan menurunkan angka kematian.
Menjawab tantangan tersebut, RS Pantai Indah Kapuk (RSPIK) mengambil langkah visioner dengan menjadi rumahsakit pertama di Asia yang mengadopsi NAEOTOM Alpha.Pro, CT scan photon-counting. Pencapaian ini mencerminkan komitmen RS PIK untuk berinovasi secara berkelanjutan, memperkuat diagnostik presisi, dan menetapkan standar baru dalam keunggulan klinis di kawasan Asia.
Teknologi photon-counting CT Scan pada NAEOTOM Alpha.Pro memperkenalkan pendekatan baru dalam deteksi sinar-X dengan mengonversi langsung foton menjadi sinyal digital, menghasilkan resolusi spasial yang lebih tinggi, karakterisasi jaringan yang lebih detail, serta dosis radiasi yang lebih rendah dibandingkan CT scan konvensional. Bagi tenaga medis, kehadiran alat ini memberikan lompatan signifikan dalam ketepatan diagnosis.
Dalam kasus stroke, sistem ini menampilkan citra ultra-tinggi dengan kontras yang lebih tajam, membantu mendeteksi perubahan dini dan mempercepat intervensi saat setiap detik berarti. Dalam kardiologi, teknologi ini memperjelas visualisasi pembuluh darah koroner, meminimalkan distorsi di sekitar stent (ring jantung), dan menghadirkan citra sumbatan yang lebih akurat untuk pengambilan keputusan klinis yang lebih percaya diri. Sementara pada onkologi dan bidang spesialisasi lainnya, kemampuan kuantisasi dan pencitraan spektral NAEOTOM Alpha.Pro mendukung deteksi kelainan organ tubuh secara lebih tajam dan perencanaan terapi yang lebih personal.
“Peluncuran NAEOTOM Alpha.Pro di RS Pantai Indah Kapuk menandai langkah penting dalam pengembangan precision medicine atau pengobatan presisi di Indonesia. Pencapaian ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan inovasi teknologi yang berfokus pada pasien, delivering faster, smarter, and more personalized diagnostics,” tutur Presiden Direktur Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (7/11).
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama RS Pantai Indah Kapuk, dr. Silvanus Chakra Puspita, MARS, menyampaikan bahwa RS Pantai Indah Kapuk percaya bahwa inovasi bukan sekadar soal teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi mengubah perjalanan pasien menjadi lebih manusiawi, aman, dan efektif.
"Dengan menghadirkan NAEOTOM Alpha.Pro the first in Asia, kami menegaskan peran kami sebagai rumah sakit yang adaptive, forward-thinking, and globally connected. Kami memandang teknologi bukan sebagai tren, melainkan sebagai tanggung jawab moral untuk memberikan perawatan terbaik bersama tim medis yang kami miliki. This is more than innovation, it’s our commitment to redefine precision, elevate patient care, and shape the future of healthcare in Indonesia," imbuhnya.
Dengan pencapaian ini, RS Pantai Indah Kapuk menegaskan dirinya sebagai institusi kesehatan visioner yang adaptif terhadap perkembangan global dan berkomitmen menghadirkan layanan berstandar dunia.
Bersama Siemens Healthineers, implementasi NAEOTOM Alpha.Pro diharapkan dapat membuka akses masyarakat Indonesia terhadap teknologi kesehatan kelas dunia, sekaligus membawa pelayanan medis nasional menuju masa depan yang lebih presisi, berfokus pada pasien, dan berbasis teknologi. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved