Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi menyebut penyakit yang banyak ditemukan dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) seperti masalah gigi, gizi, dan Indeks Masa Tubuh (IMT).
"Masih sama temuannya masalah gigi, gizi, dan IMT gitu," kata Endang pada Rabu (29/10).
Saat ini penerima manfaat CKG sudah mencapai 46 juta orang dan Kemenkes menargetkan penerima manfaa program andalan presiden tersebut mencapai 50 juta orang pada pekan ini.
"Semoga minggu depan ada satu update ke teman-teman media karena harusnya minggu ini selesai kita dapat 50 juta orang, jadi minggu depan pasti diupdate lagi disiapin datanya," ujar Endang.
Endang juga menjelaskan saat ini tantangan CKG masih sama untuk di daerah yakni keterjangkauan, meski begitu ada beberapa daerah yang sudah mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
"Tantangannya masih sama cuman kalau kita lihat, berdasarkan proporsi yang sudah mencapai target RPJMN yakni Gorontalo dan Sulawesi Tenggara," pungkasnya. (H-1)
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Peradangan gusi dan kehilangan gigi menjadi masalah yang paling sering ditemui pada perokok aktif. Rokok dapat berefek pada lemahnya jaringan penyangga gigi atau jaringan periodontal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved