Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA membicarakan hewan paling perkasa di daratan, dua nama selalu muncul di benak, harimau dan singa. Keduanya sama-sama menjadi predator puncak di wilayahnya masing-masing. Mereka sering kali dibandingkan untuk menjawab pertanyaan klasik siapa yang lebih kuat antara harimau atau singa?
Meski keduanya jarang, bahkan mustahil, bertemu di alam liar, perbandingan antara dua “raja hutan” ini terus menarik perhatian. Berikut perbandingan antara harimau dan singa mengutip dari laman how stuff works.
Harimau dikenal sebagai kucing besar yang hidup soliter. Mereka berburu sendirian dan mengandalkan kekuatan otot serta kelincahan untuk menjatuhkan mangsa.
Seekor harimau jantan dapat mencapai berat hingga 300 kilogram dan panjang tubuh tiga meter. Harimau Siberia bahkan disebut sebagai kucing terbesar di dunia. Dengan kaki belakang yang kuat, harimau mampu melompat sejauh lebih dari 6 meter saat menerkam mangsanya. Tak hanya itu, kekuatan gigitan harimau mencapai lebih dari 1.000 pon per inci persegi, itungan ini sama dengan dua kali lipat dari gigitan singa.
Singa memiliki keunggulan berbeda. Mereka adalah satu-satunya kucing besar yang hidup berkelompok, yang terdiri dari beberapa singa betina, anakan, dan satu atau dua singa jantan dominan.
Para betina menjadi pemburu utama. Mereka berburu bersama, menyerang mangsa besar seperti zebra atau wildebeest dari berbagai arah. Sementara itu, singa jantan lebih fokus menjaga wilayah dan melindungi kelompok dari ancaman lain.
Surai tebal pada leher singa jantan bukan hanya simbol kejantanan, tetapi juga pelindung alami saat bertarung. Strategi sosial inilah yang membuat singa dijuluki “raja hutan”, meski secara geografis mereka mendominasi savana Afrika.
Jika membayangkan duel satu lawan satu, banyak ahli menilai harimau memiliki keunggulan. Tubuhnya lebih besar, ototnya lebih padat, dan naluri berburunya lebih tajam karena terbiasa berburu sendirian.
Namun, singa juga memiliki ketahanan dan insting keberanian yang luar biasa. Mereka sering bertarung dengan sesama jantan untuk memperebutkan wilayah atau kelompok betina, sehingga naluri bertarungnya tetap terasah.
Pertarungannya Keduannya Dianggap Mustahil Karena Terpisah Habitat
Singa dan harimau hidup di dua benua berbeda. Singa tersebar luas di Afrika, sementara satu subspesies langka, yaitu singa Asia hanya bertahan di Hutan Gir, India.
Harimau, sebaliknya, menghuni berbagai habitat di Asia, mulai dari hutan tropis India hingga wilayah bersalju Siberia. Karena perbedaan geografis inilah, pertemuan antara keduanya di alam liar nyaris mustahil.
Meski begitu, ternyata BBC Earth pernah melakukan eksperimen berjudul “Lion vs Tiger: Battle of the Big Cats” di Wildlife Heritage Foundation, Kent, Inggris. Vidionya tersebut dipublikasikan di Youtube resmi miliknya.
Dalam percobaan tersebut, harimau dan singa diuji dengan tiga kategori lewat tiga putaran tantangan, yaitu ketangkasan, kekuatan, dan kecerdasan.
Masing-masing kucing besar harus meraih daging seberat 10 kilogram yang digantung dua meter di atas tanah. Baik singa betina maupun harimau berhasil melakukannya dengan mudah. Skor imbang 1–1.
Dalam uji tarik tambang, seekor harimau betina bernama Pan harus berhadapan dengan tiga pria dengan berat total 270 kilogram. Meski kalah bobot, harimau itu berhasil menarik lawannya hingga kehilangan keseimbangan. Namun, ketika giliran singa jantan bernama Manzy diuji, hasilnya juga sama, singa berhasil memenangkan tantangan. Skor masih imbang 2–2.
Dalam tantangan terakhir, masing-masing hewan diberi pinata berisi daging, ini merupakan benda asing yang tidak biasa mereka lihat. Dua singa jantan, Tiny dan Kefara, sempat ragu-ragu sebelum menyerang. Sebaliknya, harimau betina bernama Pushka langsung menghancurkan pinata dalam waktu singkat.
Hasil akhirnya harimau keluar sebagai pemenang. Meskipun tidak bisa dilihat lewat kontak fisik langsung, tetapi harimau unggul dalam segi kecerdasan. (How stuff works/Youtube BBC Earth/Z-2)
Tyrannosaurus rex (T-Rex) dikenal sebagai predator puncak paling menakutkan di era dinosaurus. Rahangnya yang luar biasa kuat membuatnya seolah tak terkalahkan.
Bagi Maxwell dan rekan-rekannya, cedera pada fosil ini memberi gambaran langka tentang betapa kerasnya dunia bawah laut kala itu.
Acer Indonesia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp250 juta untuk rangkaian turnamen di tingkat nasional (Indonesian Series) dalam ajang Asia Pacific Predator League 2026.
Ceratosaurus bukan dinosaurus biasa. Makhluk itu berbeda dari theropoda karnivora lain pada masanya. Panjang tubuhnya diperkirakan antara 4-6 meter dengan tubuh ramping
Jejak kaki dinosaurus Acrocanthosaurus berusia 110 juta tahun terungkap usai banjir dasyat yang melanda Texas, awal Juli lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved