Pekerja Shift Lebih Rentan Batu Ginjal? Simak Fakta dan Pencegahannya
Gana Buana
19/10/2025 14:58
Bekerja bergiliran, terutama shift malam, dikaitkan dengan meningkatnya risiko batu ginjal(Freepik)
BEKERJA bergiliran, terutama shift malam, dikaitkan dengan meningkatnya risiko batu ginjal. Kombinasi dehidrasi ringan yang menumpuk, pola makan/minum yang berantakan, dan gangguan ritme sirkadian membuat urin lebih mudah “jenuh” oleh mineral pemicu batu.
Apakah semua pekerja shift pasti kena batu?
Tidak. Risikonya meningkat secara relatif, bukan kepastian. Konsistensi hidrasi, diet, dan tidur menurunkannya.
Minum banyak di akhir shift vs sedikit-sedikit sepanjang shift?
Sedikit-sedikit sepanjang shift lebih baik untuk menjaga urin tetap encer stabil.
Air kelapa/minuman isotonik boleh?
Boleh sebagai bagian dari total cairan. Air putih tetap utama; perhatikan gula/natrium.
Perlu skrining?
Jika ada faktor risiko atau keluhan kencing/nyeri pinggang, pertimbangkan konsultasi, urinalisis, dan pemeriksaan lanjutan.
Kesimpulan
Kerja shift, khususnya malam, dapat meningkatkan risiko batu ginjal melalui dehidrasi, pola makan/minum tak teratur, dan gangguan ritme sirkadian. Langkah sederhana dan konsisten, hidrasi terjadwal, diet bijak, tidur berkualitas, serta kontrol faktor metabolik, efektif menekan risiko. Dukungan kebijakan tempat kerja makin memudahkan pencegahan. (Z-10)
Sumber
He M, dkk. Lifestyle Factors in the Association of Shift Work With Kidney Stone Events. Mayo Clinic Proceedings.
Editorial: Shift Work and the Risk of Kidney Stones. Mayo Clinic Proceedings.
Liu Y, dkk. Sleep and circadian rhythm disturbance in kidney stone disease: a mini review. Frontiers in Endocrinology.
Stow LR, Gumz ML. Circadian rhythms and renal pathophysiology. Journal of Clinical Investigation.