Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AYAT Al Baqarah 156 adalah salah satu ayat penuh hikmah dalam Al-Qur'an yang mengajarkan tentang kesabaran dan ketawakalan kepada Allah. Ayat ini sering dibaca saat menghadapi musibah atau cobaan. Mari kita pelajari teks Arab, latin, terjemahan, makna, dan keutamaannya dengan bahasa yang mudah dipahami.
Berikut adalah teks Arab dan transliterasi latin dari Al Baqarah 156:
Arab:
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Latin:
Alladzina idza asabathum musibatun qalu inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Terjemahan:
"(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: 'Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.'"
Ayat ini terdapat dalam Surah Al Baqarah ayat 156, bagian dari Al-Qur'an yang diturunkan di Madinah. Ayat ini menjelaskan sifat orang-orang yang sabar dan bertawakal.
Ayat Al Baqarah 156 menggambarkan sikap orang beriman ketika menghadapi cobaan. Mereka tidak putus asa, tetapi justru mengingat Allah dengan mengucapkan "Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un". Kalimat ini memiliki makna mendalam:
Ayat ini mengajarkan bahwa musibah adalah ujian dari Allah, dan orang beriman harus menghadapinya dengan sabar dan penuh harapan akan rahmat-Nya.
Mengamalkan ayat Al Baqarah 156 memiliki banyak keutamaan, terutama saat kita menghadapi musibah. Berikut beberapa keutamaannya berdasarkan Al-Qur'an dan hadits:
Arab:
أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
Latin:
Ulaika ‘alaihim salawatun min rabbihim wa rahmatun wa ulaika humul muhtadun.
Terjemahan:
"Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."
Orang yang sabar dan mengucapkan "Inna lillahi..." akan mendapat rahmat, keberkahan, dan petunjuk dari Allah.
Arab:
إِذَا مَاتَ وَلَدُ الْعَبْدِ قَالَ اللَّهُ لِمَلَائِكَتِهِ: أَقْبَضْتُمْ وَلَدَ عَبْدِي؟ فَيَقُولُونَ: نَعَمْ، فَيَقُولُ: أَقْبَضْتُمْ ثَمَرَةَ فُؤَادِهِ؟ فَيَقُولُونَ: نَعَمْ، فَيَقُولُ: مَاذَا قَالَ عَبْدِي؟ فَيَقُولُونَ: حَمِدَكَ وَاسْتَرْجَعَ، فَيَقُولُ اللَّهُ: ابْنُوا لِعَبْدِي بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَسَمُّوهُ بَيْتَ الْحَمْدِ
Latin:
Idza mata waladul ‘abdi qala Allahu limalaikatihi: Aqbadhtum walada ‘abdi? Fa yaquluna: Na‘am, fa yaqulu: Aqbadhtum tsamarata fu’adihi? Fa yaquluna: Na‘am, fa yaqulu: Madza qala ‘abdi? Fa yaquluna: Hamidaka wastarja‘a, fa yaqulu Allahu: Ibnul li ‘abdi baitan fil jannati wa sammuhu baital hamd.
Terjemahan:
"Apabila anak seorang hamba meninggal, Allah bertanya kepada malaikat-Nya: 'Apakah kalian telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?' Mereka menjawab: 'Ya.' Allah bertanya: 'Apakah kalian telah mencabut buah hati hamba-Ku?' Mereka menjawab: 'Ya.' Allah bertanya: 'Apa yang dikatakan hamba-Ku?' Mereka menjawab: 'Dia memuji-Mu dan mengucapkan istirja’ (Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un).' Maka Allah berfirman: 'Bangunkan untuk hamba-Ku sebuah rumah di surga dan namakan rumah itu Baitul Hamd (rumah pujian).'"
Hadits ini menunjukkan bahwa mengucapkan "Inna lillahi..." saat kehilangan sesuatu yang dicintai dapat membawa pahala besar, termasuk balasan surga.
Untuk mengamalkan ayat Al Baqarah 156, berikut beberapa langkah sederhana:
Al Baqarah 156 adalah ayat yang mengajarkan kesabaran dan ketawakalan. Dengan mengucapkan "Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un", kita diingatkan untuk selalu kembali kepada Allah dalam setiap keadaan. Ayat ini tidak hanya memberikan ketenangan hati, tetapi juga menjanjikan rahmat dan balasan surga bagi yang mengamalkannya. Mari amalkan ayat ini dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkuat iman dan kesabaran kita. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved