Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SHOLAT adalah kewajiban utama umat Islam yang harus dilakukan tepat waktu. Namun, dalam kondisi tertentu, seperti perjalanan atau situasi darurat, banyak yang bertanya, bolehkah sholat maghrib di waktu isya? Artikel ini akan menjelaskan hukum, dalil, dan tata cara menggabung sholat maghrib dengan isya sesuai syariat.
Menggabung sholat atau yang disebut jamak adalah menggabungkan dua sholat wajib dalam satu waktu, misalnya sholat maghrib di waktu isya atau sebaliknya. Ini diperbolehkan dalam situasi tertentu, seperti saat bepergian jauh, sakit, atau ada keadaan darurat lainnya. Ada dua jenis jamak: jamak taqdim (menggabung di waktu sholat pertama) dan jamak takhir (menggabung di waktu sholat kedua).
Al-Quran memberikan keringanan bagi umat Islam dalam melaksanakan sholat di situasi tertentu. Dalam Surah An-Nisa ayat 101, Allah berfirman:
وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ
Wa idzaa dharabtum fil ardhi falaisa ‘alaikum junaahun an taqshuroo minash shalaah
Artinya: “Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qashar sholat.”
Ayat ini menunjukkan keringanan dalam sholat, termasuk bolehnya menggabung sholat saat bepergian.
Rasulullah SAW juga memberikan contoh menggabung sholat. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas RA, ia berkata:
جَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ صَلَاةِ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِالْمَدِينَةِ فِي غَيْرِ خَوْفٍ وَلَا سَفَرٍ
Jama’a Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam baina shalatidz dzuhri wal ‘ashri wal maghribi wal ‘isyaa bil Madinati fii ghairi khaufin wa laa safarin
Artinya: “Rasulullah SAW menggabung sholat dzuhur dengan ashar, serta maghrib dengan isya di Madinah, tanpa ada rasa takut dan bukan dalam perjalanan.”
Hadits ini menunjukkan bahwa menggabung sholat diperbolehkan dalam kondisi tertentu, meskipun tidak selalu dalam perjalanan.
Berikut adalah syarat dan tata cara melaksanakan sholat maghrib di waktu isya (jamak takhir):
Beberapa situasi yang membolehkan sholat maghrib di waktu isya antara lain:
Meskipun diperbolehkan menggabung sholat, sebaiknya usahakan sholat tepat waktu jika memungkinkan. Berikut tipsnya:
Sholat maghrib di waktu isya diperbolehkan dalam Islam dengan syarat tertentu, seperti bepergian atau situasi darurat. Dalil dari Al-Quran dan hadits shahih mendukung keringanan ini. Pastikan memahami syarat, niat, dan tata cara yang benar agar ibadah tetap sah. Dengan memahami hukum ini, umat Islam bisa menjalankan sholat dengan lebih fleksibel tanpa meninggalkan kewajiban. (Z-10)
Pelajari cara jamak Maghrib Isya di waktu Maghrib, syarat, dan dalilnya. Panduan lengkap untuk sholat jamak sesuai syariat.
Pelajari niat sholat jamak Maghrib dan Isya, lengkap dengan tata cara, dalil Al-Qur'an, dan hadits shahih. Mudah dipahami untuk pemula!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved