Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SAKIT hati adalah perasaan yang wajar dialami setiap manusia, tetapi Islam mengajarkan kita untuk menghadapinya dengan sabar dan bijak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengamalkan Asmaul Husna Al Jabbar, yang berarti "Yang Maha Memaksa" atau "Yang Maha Perkasa". Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mengamalkan Al Jabbar untuk membalas sakit hati dengan penuh hikmah, sesuai ajaran Al-Qur'an dan Hadits.
Al Jabbar adalah salah satu dari 99 Asmaul Husna, nama-nama Allah yang indah. Secara bahasa, Al Jabbar berarti Yang Maha Kuat, Yang Maha Perkasa, dan Yang Memperbaiki Keadaan. Allah sebagai Al Jabbar memiliki kuasa untuk mengatur segala urusan hamba-Nya, termasuk menyembuhkan hati yang terluka. Dengan mengamalkan Al Jabbar, kita memohon kekuatan dan keadilan dari Allah untuk menghadapi luka batin tanpa harus menyimpan dendam.
Referensi Al-Qur'an:
Surat Al-Hasyr ayat 23:
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ
Huwa Allahu alladhee la ilaha illa huwa almaliku alquddoosu assalamu almu'minu almuhayminu al'azeezu aljabbaru almutakabbir
Artinya: "Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mempunyai Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Memaksa, Yang Memiliki Keagungan..."
Ketika kita merasa tersakiti, emosi seperti marah atau dendam sering kali muncul. Namun, Islam mengajarkan untuk menyerahkan segala urusan kepada Allah. Dengan mengamalkan Al Jabbar, kita memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk memaafkan, menyembuhkan hati, dan menyerahkan balasan kepada-Nya. Ini bukan berarti membalas dengan kejahatan, tetapi mempercayakan keadilan kepada Allah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
Hadits Shahih (HR. Bukhari):
لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ
La tahasadu wala tanajashu wala tabaghadu wala tadabaru wala yabi’ ba’dukum ‘ala bai’i ba’din
Artinya: "Janganlah kalian saling mendengki, saling menipu, saling membenci, saling memusuhi, dan jangan pula sebagian kalian menawar barang yang sedang ditawar oleh yang lain..."
Hadits ini mengajarkan kita untuk menghindari kebencian dan menjaga hati tetap bersih.
Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengamalkan Al Jabbar agar hati yang tersakiti menjadi tenang dan kuat:
Dengan rutin mengamalkan Al Jabbar, Anda akan merasakan beberapa manfaat, seperti:
Selain mengamalkan Al Jabbar, Anda juga bisa melakukan hal berikut:
Cara mengamalkan Al Jabbar untuk membalas sakit hati adalah dengan membersihkan hati, membaca "Ya Jabbar", berdoa, tawakal, dan berbuat kebaikan. Dengan pendekatan ini, Anda tidak hanya menyembuhkan luka batin, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah. Ingatlah bahwa Allah Al Jabbar Maha Perkasa, dan Dia akan memberikan keadilan pada waktu yang tepat. (Z-10)
doa al jabbar untuk sakit hati, doa al jabbar menyembuhkan sakit hati, zikir ya jabbar untuk ketenangan hati, doa al jabbar asmaul husna, bacaan doa sakit hati islam, cara mengamalkan ya jabbar
Doa Al Jabbar untuk sakit hati membantu menenangkan jiwa. Pelajari makna, bacaan Arab, Latin, dan keutamaannya di sini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved