Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINOSAURUS adalah kelompok reptil darat purba yang hidup pada Era Mesozoikum, sekitar 252 hingga 66 juta tahun lalu. Dengan posisi kaki tegak di bawah tubuh, mereka berbeda dari reptil modern seperti buaya atau kadal.
Sejak penemuan fosil pertamanya pada abad ke-19, ribuan spesies telah diidentifikasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa dinosaurus mendominasi ekosistem darat selama lebih dari 150 juta tahun.
Dinosaurus pertama kali muncul pada periode Trias akhir sekitar 230 juta tahun lalu. Mereka mencapai masa kejayaan pada periode Jura, ketika spesies raksasa seperti sauropoda mendominasi.
Dinosaurus hidup di berbagai ekosistem, mulai dari hutan hingga gurun. Pola makannya pun beragam, karnivora, herbivora, hingga omnivora. Sejumlah fosil menunjukkan bahwa mereka bisa hidup berkelompok, berkomunikasi, bahkan melindungi keturunan.
Memasuki periode kapur, berbagai jenis dinosaurus besar berkembang, termasuk predator terkenal Tyrannosaurus rex. Namun, sekitar 66 juta tahun lalu, kepunahan massal melanda, menyisakan hanya kelompok yang berkembang menjadi burung modern.
Para ahli membagi dinosaurus menjadi dua kelompok utama berdasarkan bentuk panggul:
Kelompok pemakan tumbuhan dengan bentuk tubuh beragam, beberapa memiliki pelindung alami. Contoh yang terkenal adalah Triceratops dengan tiga tanduk, Stegosaurus dengan deretan lempeng di punggung, serta Ankylosaurus dengan ekor gada.
Ciri-Ciri fisik Dinosaurus memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari kurang dari satu meter hingga lebih dari 30 meter.
Sebagian besar memiliki kulit bersisik, namun beberapa theropoda kecil ditemukan dengan bulu. Mereka berkembang biak dengan bertelur, dan bukti fosil menunjukkan sebagian spesies mengerami serta menjaga anak mereka.
Penemuan fosil seperti Microraptor dengan bulu menguatkan bukti bahwa burung berevolusi dari theropoda kecil. Dengan demikian, meski dinosaurus besar telah punah, burung modern dapat disebut sebagai dinosaurus terakhir yang masih hidup.
Kehidupan dinosaurus berakhir pada akhir periode kapur, ketika sebuah asteroid besar menghantam kawasan yang kini dikenal sebagai semenanjung Yucatán, Meksiko.
Tumbukan tersebut menimbulkan perubahan iklim global, kebakaran luas, musim dingin mendadak, dan runtuhnya rantai makanan. Peristiwa itu memusnahkan sebagian besar dinosaurus, kecuali yang beradaptasi menjadi burung.
Selain menjadi bahan kajian penting dalam ilmu paleontologi, dinosaurus juga meninggalkan warisan budaya yang besar. Kehadiran mereka di museum, film, hingga buku menjadikan makhluk purba ini sebagai ikon populer yang selalu memikat imajinasi manusia.
Sumber: britannica.co
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved