Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
STUDI terbaru yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 2 ons atau sekitar 60 gram kacang almond per hari dapat menurunkan stres oksidatif sekaligus memperbaiki kesehatan oksidatif yang berpotensi memperpanjang health span atau masa hidup sehat kemampuan tubuh mempertahankan keseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan untuk menghindari kerusakan sel.
“Sangat penting bagi peneliti menemukan cara baru untuk menurunkan stres oksidatif karena ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan adalah faktor utama dalam perkembangan dan progresi banyak penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular, kanker, gangguan neurodegeneratif, serta proses penuaan secara umum,” jelas Kepala Divisi Gastroenterologi dan Direktur The Pancreas Center di Hackensack University Medical Center, New Jersey, Dr. Rosario Ligresti dikuitp dari Medical News Today, Senin (1/9).
Stres oksidatif adalah ketidakseimbangan yang bisa dipicu oleh pola hidup tidak sehat, seperti konsumsi alkohol berlebihan, merokok, kurang bergerak, serta faktor lingkungan seperti polusi dan radiasi. Stres oksidatif dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis, termasuk hipertensi, penyakit ginjal, diabetes tipe 2, rheumatoid arthritis, Alzheimer, dan kanker.
Meta-analisis dilakukan atas delapan studi berbeda yang melibatkan 424 peserta, meliputi individu sehat, kelebihan berat badan atau obesitas, perokok, atau penderita penyakit kronis seperti penyakit arteri koroner dan kolesterol tinggi. Konsumsi almond berkisar antara 5 hingga 168 gram per hari selama 4 hingga 24 minggu.
Hasil menunjukkan adanya efek dosis tergantung konsumsi lebih dari 60 g almond per hari secara signifikan mengurangi biomarker kerusakan sel seperti malondialdehida (MDA) dan 8-hydroxy-2?-deoxyguanosine (8-OHdG); meningkatkan pertahanan antioksidan; serta sedikit menurunkan kadar asam urat—juga dianggap sebagai indikator stres oksidatif.
Kepala Endokrinologi di Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center, Dr. Jennifer Cheng menambahkan stres oksidatif dapat mengganggu sekresi insulin dari pankreas dan berkontribusi terhadap resistensi insulin.
"Stres oksidatif juga dapat merusak pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan gangguan serebrovaskular," pungkasnya. (H-2)
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Popularitas almond sebagai camilan sehat terus meningkat seiring naiknya minat masyarakat terhadap pola makan bergizi.
Penelitian terbaru menunjukkan konsumsi 60 gram almond per hari dapat melawan stres oksidatif, meningkatkan antioksidan tubuh, dan membantu mencegah penyakit.
Konsumsi almond lebih dari 60 gram per hari dapat menurunkan kadar malondialdehyde (MDA), penanda kerusakan lemak dalam sel, serta mengurangi perusakan DNA.
Penelitian menunjukkan kulit lemon punya aktivitas antioksidan lebih kuat daripada airnya.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Penelitian terhadap 4.514 perempuan menunjukkan pola makan tinggi antioksidan dapat menunda menopause hingga satu tahun dan menurunkan risiko menopause dini.
Penelitian terbaru menjelaskan radikal bebas tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga berperan penting dalam respirasi, imun, dan kesehatan tubuh.
Dunia perawatan kulit terus berkembang, dan salah satu cara alami yang semakin populer untuk mendapatkan kulit sehat dan berseri adalah melalui skin tea atau teh kulit.
Senyawa aktif dalam teh menunjukkan efek antioksidan, anti-inflamasi, serta kemampuan memperbaiki kerusakan kulit yang diinduksi sinar UV.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved