Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 10, para siswa sekolah menengah atas (SMA) akan mempelajari delapan bab. Bab itu terdiri dari pengukuran dalam kerja ilmiah sampai pemanasan global.
Untuk memahami pelajaran IPA kelas 10, ada baiknya kita mempelajari rangkumannya. Dengan demikian, diharapkan teman-teman dapat memami pelajaran dengan lebih baik. Berikut rangkumannya.
Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan yang digunakan sebagai acuan (standar). Contoh: mengukur panjang meja dengan penggaris → hasil 150 cm → artinya panjang meja dibandingkan dengan satuan cm.
Besaran pokok adalah besaran dasar, punya satuan SI sendiri.
Besaran turunan adalah gabungan besaran pokok.
Baca juga: Rangkuman Bab 8 Buku IPA Kelas IX Semester 2
Baca juga: Dampak Negatif Bioteknologi dan Rangkuman Pemanfaatannya
Ketelitian → sejauh mana hasil mendekati nilai sebenarnya.
Kesalahan pengukuran:
Cara meminimalkan kesalahan:
Baca juga: Rangkuman IPA Kelas IX tentang Sistem Reproduksi Manusia
Misal ingin mengetahui pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman:
Baca juga: Teknologi Perkembangbiakan Hewan dan Rangkuman Bab 2 IPA Kelas IX
Virus = mikroorganisme akiseluler (tidak punya sel).
Hanya terdiri dari asam nukleat (DNA atau RNA) + selubung protein (kapsid).
Bersifat parasit obligat → hanya bisa hidup & bereproduksi di dalam sel inang.
Ukuran sangat kecil (20–300 nm), hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron.
Ditemukan pertama kali oleh Ivanovsky (1892) pada tanaman tembakau → Tobacco Mosaic Virus (TMV).
Baca juga: Rangkuman Bab 3 Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup
Bukan sel, hanya materi genetik + protein.
Tidak punya metabolisme sendiri.
Di luar sel → inert (tak hidup). Di dalam sel → aktif (hidup).
Reproduksi lewat siklus litik (merusak sel) & lisogenik (dorman/tersembunyi).
Baca juga: ;Penggunaan Listrik Statis dalam Teknologi dan Rangkuman
Asam nukleat: DNA/RNA.
Kapsid: pelindung protein, tersusun dari kapsomer.
Envelope (selubung tambahan): ada pada virus tertentu (HIV, influenza).
Tonjolan/glikoprotein: untuk menempel ke sel inang.
Baca juga: Rangkuman Bab 5 Listrik Dinamis Kelas IX Semester 1
Siklus Litik:
Siklus Lisogenik:
Baca juga: Produk Teknologi yang Manfaatkan Magnet dan Rangkuman Kemagnetan
Merugikan:
Menguntungkan:
Baca juga: Catatan Sejarah tentang Covid-19 dan Virus Lain
Virus berada di perbatasan hidup & tak hidup.
Merugikan karena banyak penyebab penyakit, tetapi juga bermanfaat dalam bioteknologi & medis.
Memahami siklus hidupnya penting untuk strategi pencegahan & pengobatan.
Baca juga: Pengertian Virus Memahami Penyebab Penyakit Infeksi
Kimia Hijau (Green Chemistry) = ilmu kimia yang merancang proses dan produk ramah lingkungan, mengurangi limbah, serta memakai bahan yang aman & terbarukan.
Penting karena:
Baca juga: Mengenal apa itu Kimia Hijau, 12 Prinsip dan Contoh Penerapan
Beberapa prinsip penting (disederhanakan untuk SMA):
Baca juga: Rumus Empiris dan Rumus Molekul Memahami Kimia Dasar
Masih banyak aktivitas sehari-hari yang belum sesuai prinsip kimia hijau:
Baca juga: Oksidasi Adalah Proses Penting dalam Reaksi Kimia
Hal sederhana yang bisa dilakukan siswa & masyarakat:
Baca juga: Teori Asam Basa Konsep Dasar dalam Kimia dan Kehidupan
a. Ciri-ciri reaksi kimia:
Jenis reaksi kimia utama:
baca juga: Daur Biogeokimia Pengertian, Jenis, Fungsi dalam Biologi Kelas X
Cara menuliskan reaksi kimia:
Baca juga: Perubahan Materi secara Fisika dan Kimia serta Ciri-Cirinya
Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier): Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Contoh: Pembakaran karbon → massa C + O₂ = massa CO₂.
Hukum Perbandingan Tetap (Proust): Senyawa terbentuk dari unsur dengan perbandingan massa tertentu dan tetap. Contoh: Air (H₂O) selalu terdiri dari H:O = 2:16 = 1:8.
Hukum Perbandingan Berganda (Dalton): Jika dua unsur membentuk lebih dari satu senyawa, perbandingan massa salah satu unsur yang bersenyawa dengan massa tetap unsur lain merupakan bilangan bulat dan sederhana. Contoh: CO (C:O = 12:16 = 3:4) dan CO₂ (C:O = 12:32 = 3:8) → perbandingan O dalam CO dan CO₂ = 4:8 = 1:2.
Hukum Perbandingan Volume (Gay-Lussac): Pada suhu dan tekanan sama, volume gas-gas yang bereaksi dan hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana. Contoh: H₂ + Cl₂ → 2HCl. Volume 1 L + 1 L → 2 L.
Baca juga: Sifat Fisika dan Kimia Zat dari Kerapatan sampai Korosivitas
Industri makanan: Penambahan karbonasi pada minuman → mengikuti hukum kekekalan massa (massa CO₂ masuk = massa bertambah sesuai hukum Lavoisier).
Pertanian: Pupuk kimia (NH₄NO₃) terbentuk dari perbandingan tetap unsur H, N, O sesuai hukum Proust.
Polusi udara: Pembentukan CO dan CO₂ dari pembakaran tidak sempurna bahan bakar → contoh hukum perbandingan berganda.
Tabung gas LPG: Reaksi pembakaran gas butana (C₄H₁₀) dengan O₂ menghasilkan CO₂ + H₂O sesuai hukum Gay-Lussac, volume gas harus diperhitungkan.
Baca juga: Teori Atom Fondasi Ilmu Kimia yang Harus Diketahui
Nanoteknologi adalah ilmu dan aplikasi teknologi yang berhubungan dengan benda/material berukuran nanometer (1 nm = 10⁻⁹ m).
Pada skala nano, sifat suatu zat bisa berubah drastis dibandingkan dalam ukuran makroskopis. Contoh: emas berwarna kuning dalam ukuran biasa, tapi pada ukuran nano bisa berwarna merah atau biru.
Pentingnya nanoteknologi:
Baca juga: Sejarah Kelam Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus
Atom adalah partikel terkecil penyusun materi, terdiri dari:
Model atom modern menggambarkan elektron berada dalam orbital, bukan lintasan pasti. Struktur atom inilah yang menentukan sifat kimia suatu unsur.
Baca juga: Anatomi Bagian Mata Manusia dan Fungsinya
Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam orbital-orbital atom.
Aturan pengisian elektron:
Baca juga: Hubungan Partikel dengan Atom dan Molekul dalam Benda
Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom ke kulit elektron terluar.
Pola periodik:
Sifat ini berhubungan dengan keaktifan unsur: logam cenderung lebih reaktif jika jari-jarinya besar, nonlogam sebaliknya.
Baca juga: Partikel Penyusun Atom, Perkembangan Teori Atom, dan Pemanfaatannya
Nanomaterial memiliki jumlah atom relatif sedikit dan luas permukaan besar. Hal ini membuat sifat-sifatnya berbeda dari material biasa, contohnya:
Baca juga: Agar Stabil, Atom Dapat Melepaskan atau Menerima Elektron
Hubungan dengan struktur atom:
Aplikasi nyata: layar sentuh (nanotube karbon), masker antivirus (serat nano), obat-obatan (nanopartikel pembawa).
Baca juga: Pengertian Nomor Atom dan Nomor Massa serta Penulisannya
Pengertian: Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan.
Bentuk umum: cahaya, panas, listrik, kimia, mekanik, nuklir.
Sifat dasar: tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya bisa diubah dari satu bentuk ke bentuk lain (prinsip kekekalan energi).
Baca juga: 4 Contoh Sumber Energi Panas, Bisa Jadi Alternatif
Baca juga: Manfaat Energi Matahari bagi Manusia, Hewan, Tumbuhan
Bunyi hukum: Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya berubah bentuk.
Contoh konversi energi:
Efisiensi energi penting, karena setiap konversi sering menimbulkan energi hilang dalam bentuk panas.
Masalah global: pertumbuhan penduduk & industrialisasi membuat konsumsi energi meningkat pesat.
Ketergantungan pada fosil (minyak, batu bara, gas) → cepat habis & mencemari lingkungan.
Dampak: pemanasan global, polusi udara, krisis energi di masa depan.
Solusi: transisi menuju energi bersih, hemat energi, dan inovasi teknologi.
Energi Fosil: minyak bumi, gas alam, batu bara.
Energi Terbarukan: matahari, angin, air, biomassa, panas bumi.
Energi Nuklir: meski tak terbarukan, punya potensi energi besar.
Terbarukan: Matahari (panel surya), angin (turbin angin), air (PLTA), panas bumi (geothermal), biomassa (limbah pertanian, kayu bakar modern, bioetanol).
Tak Terbarukan: minyak bumi, batu bara, gas alam → jumlah terbatas, lama terbentuknya.
Energi Fosil: polusi udara (SO₂, NOx, CO₂), kerusakan ekosistem, perubahan iklim.
Energi Nuklir: limbah radioaktif, risiko kecelakaan (Chernobyl, Fukushima).
Energi Terbarukan: relatif bersih, tapi ada dampak lokal (contoh: PLTA bisa merusak ekosistem sungai).
Penghematan energi: hemat listrik, transportasi publik, peralatan hemat energi.
Diversifikasi energi: mengembangkan berbagai sumber energi terbarukan.
Teknologi efisiensi: mobil listrik, smart grid, penyimpanan energi (baterai besar).
Kebijakan & edukasi: regulasi emisi, kampanye hemat energi, insentif energi hijau.
Keanekaragaman hayati = variasi makhluk hidup di bumi, mencakup perbedaan genetik, spesies, dan ekosistem.
Menunjukkan betapa beragamnya bentuk kehidupan yang saling melengkapi.
Keanekaragaman Gen → variasi dalam satu spesies karena perbedaan gen (misalnya padi ada varietas IR64, Ciherang, Inpari).
Keanekaragaman Spesies → variasi antarspesies di suatu tempat (misalnya ada burung, kucing, kupu-kupu di hutan).
Keanekaragaman Ekosistem → variasi ekosistem di bumi (misalnya hutan hujan tropis, padang rumput, terumbu karang, gurun).
Indonesia = salah satu negara megabiodiversity (keanekaragaman tinggi).
Faktor penyebab: iklim tropis, curah hujan tinggi, banyak pulau, tanah subur, garis khatulistiwa.
Contoh: orang utan (Kalimantan), komodo (Flores), bunga rafflesia (Sumatra), terumbu karang di Raja Ampat.
Ekonomi: pangan, obat, kayu, hasil laut.
Ekologi: menjaga keseimbangan ekosistem, rantai makanan.
Ilmu pengetahuan: bahan penelitian.
Budaya: identitas bangsa (flora dan fauna khas).
In situ: melestarikan di habitat aslinya (taman nasional, cagar alam).
Ex situ: melestarikan di luar habitat (kebun raya, kebun binatang, bank gen).
Larangan perburuan liar, reboisasi, konservasi laut.
Bagaimana Ahli Mengelompokkan Makhluk Hidup?
Berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri, sistem taksonomi.
Tingkatan takson: Kingdom → Filum/Divisio → Kelas → Ordo → Famili → Genus → Spesies.
Dasar klasifikasi: morfologi (bentuk), anatomi, fisiologi, biokimia, DNA.
Monera (bakteri, sianobakteri) → pengurai, pengikat nitrogen.
Protista (alga, protozoa) → plankton, produsen, parasit.
Fungi (jamur) → pengurai, bahan makanan (ragi, jamur merang).
Plantae (tumbuhan) → produsen, penyedia oksigen.
Animalia (hewan) → konsumen dalam ekosistem.
Ekosistem = hubungan timbal balik antara makhluk hidup (biotik) dan lingkungannya (abiotik).
Komponen biotik: produsen, konsumen, dekomposer.
Komponen abiotik: cahaya, tanah, air, udara, suhu.
Rantai makanan: alur energi satu arah (padi → belalang → katak → ular).
Jaring-jaring makanan: gabungan rantai makanan.
Piramida energi: menggambarkan aliran energi dari produsen ke konsumen.
Interaksi antarmakhluk hidup:
Perubahan iklim ditandai oleh naiknya suhu rata-rata bumi (global warming).
Terjadi pencairan es di kutub → menyebabkan kenaikan permukaan air laut.
Perubahan pola cuaca: musim kemarau lebih panjang, hujan tidak menentu, badai lebih sering.
Kepunahan spesies karena habitat berubah drastis.
Kerusakan ekosistem akibat deforestasi, polusi, dan emisi gas rumah kaca.
Gas rumah kaca (CO₂, CH₄, N₂O, CFC) menangkap panas matahari → efek rumah kaca alami.
Aktivitas manusia mempercepat peningkatan gas ini, khususnya CO₂.
Sumber utama:
Industri & Transportasi → menghasilkan emisi CO₂, NOx, SO₂.
Pertanian intensif → menghasilkan CH₄ dari peternakan, pupuk menghasilkan N₂O.
Penggunaan energi fosil → listrik, kendaraan, pabrik.
Perusakan hutan → mengurangi kemampuan bumi menyerap CO₂.
Urbanisasi cepat → sampah plastik, polusi udara, dan limbah cair meningkat.
Solusi individu:
Solusi nasional:
Solusi global:
Itulah rangkuman IPA kelas 10 yang terdiri dari delapan bab. Semoga bermanfaat. (I-2)
Ingin mengetahui lebih jauh tentang kimia hijau? Simak penjelasan berikut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved