Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG-bintang raksasa di alam semesta selalu menjadi misteri bagi para astronom. Bagaimana bisa mereka tumbuh begitu besar, padahal radiasi dan angin bintang yang kuat seharusnya mendorong materi menjauh?
Ternyata jawabannya ada pada aliran gas raksasa yang tersembunyi di ruang antar bintang.
Tim internasional yang melibatkan ilmuwan dari Universitas Kyoto dan Universitas Tokyo menggunakan teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chile untuk mengamati wilayah pembentukan bintang dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya.
ALMA, dengan puluhan antena canggihnya, mampu menangkap emisi debu dan molekul lemah di jarak yang sangat jauh, sehingga memberi gambaran jelas tentang bagaimana materi mengalir ke bintang muda.
Ini adalah salah satu teleskop paling canggih yang umat manusia punya saat ini. Teleskop ini terletak di gurun Atacama, Chili, pada ketinggian sekitar 5.000 meter di atas permukaan laut.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa bintang muda menerima pasokan gas melalui apa yang disebut streamer, yaitu aliran gas yang berfungsi seperti jalan raya raksasa di angkasa.
Salah satu streamer terlihat langsung menuju inti bintang, membawa materi cukup cepat untuk menyeimbangkan efek radiasi dari bintang.
Dengan aliran gas ini, bintang dapat terus menumpuk massa dan berkembang menjadi raksasa.
Peneliti studi ini, Fernando Olguin menduga bahwa materi yang membuat bintang tumbuh besar berasal dari cakram debu yang mengelilingi bintang.
“Awalnya kami menduga materi datang dari cakram debu besar di sekitar bintang, tapi kenyataannya streamer-lah yang membawa sebagian besar bahan bakar, Ini benar-benar mengejutkan, karena sebelumnya kami berpikir bahwa cakram adalah sumber utama pertumbuhan bintang,” ujar Olguin seperti dikutip dari laman scitechdaily.
Menariknya, streamer ini bisa tetap mengirim gas meski bintang pusat memancarkan radiasi yang sangat kuat. Ini artinya, bintang muda bisa terus tumbuh menjadi sangat besar, bahkan ketika bintang itu sendiri menolak materi yang mendekat. Penemuan ini mengubah pemahaman lama tentang bagaimana bintang masif terbentuk.
Sumber: Scitechdaily
Pemetaan semacam ini dipandang sebagai terobosan signifikan karena memungkinkan para ilmuwan untuk memahami kondisi atmosfer di luar tata surya.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Sejumlah astronom menemukan cadangan air terbesar yang pernah diketahui di alam semesta. Lautan ini ditemukan di sebuah quasar raksasa yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Clyde Tombaugh meraih gelar sarjana dan magister dalam astronomi dari Universitas Kansas sambil bekerja di observatorium setiap musim panas.
Astronom kembali menemukan objek yang menarik untuk diamati, Komet 3I/ATLAS. Komet ini merupakan objek ketiga yang diketahui berasal dari luar tata surya.
Para astronom berhasil menangkap gambar menakjubkan dari komet antarbintang 3I/ATLAS yang kini menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved