Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK orang mungkin penasaran dengan arti kata galer yang belakangan sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan anak muda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata galer berarti anak rambut yang tumbuh menutupi kening. Rambut halus ini biasanya muncul di bagian depan kepala, di sekitar garis rambut, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah baby hair.
Istilah galer memiliki akar dari bahasa Sunda. Seiring waktu, kata ini kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia dan masuk ke dalam KBBI sebagai kosakata resmi. Penggunaan kata galer semakin populer karena sering digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun media sosial.
Di era digital, galer bukan sekadar istilah linguistik, tapi juga menjadi bagian dari gaya bahasa anak muda. Kata ini sering dipakai untuk menggambarkan penampilan rambut di dahi yang dianggap manis atau menggemaskan. Tidak jarang, galer juga digunakan dalam konteks estetika, terutama saat membicarakan gaya rambut, kecantikan, atau tren fesyen.
“Rambut aku lagi banyak galer-nya di dahi.”
“Pake gel biar galer-nya rapi.”
“Aku suka banget sama gaya rambut dia, galer-nya bikin makin cute.”
Kata galer dalam KBBI berarti anak rambut yang menutupi kening, dengan akar dari bahasa Sunda. Kini, istilah ini populer di kalangan anak muda dan menjadi bagian dari bahasa gaul sehari-hari, terutama terkait dengan gaya rambut dan penampilan. (Z-10)
Sumber:
Hingga saat ini, KBBI Daring telah menerima 255.629 usulan dari masyarakat, degan 181.220 usulan atau sekitar 70,89 % di antaranya telah disunting.
Negeri atau negri? Temukan daftar lengkap kata baku dan tidak baku, penjelasan, serta contoh penggunaan yang benar di sini!
Negri atau negeri? Cari tahu penulisan yang benar sesuai KBBI, contoh penggunaan, dan tips menulis yang tepat. Baca sekarang!
Peringatan Kemerdekaan Ke-80 RI mengambil tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut sejalan dengan tujuan negara dalam Pembukaan UUD 1945.
Perubahan bentuk dan makna bahasa di media sosial menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perkembangan kebahasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved