Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut Pemerintah Arab Saudi memberi sinyal positif terhadap permintaan Indonesia soal urusan ibadah haji. Momen itu terlihat dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud (MBS), di Istana Al-Salam, Jeddah.
"Kita dengarkan bersama bahwa semua permintaan-permintaan Bapak Presiden kita itu dipenuhi oleh Saudi Arabia," ujar Nasaruddin usai mendampingi Presiden Prabowo di Jeddah, kemarin.
Nasaruddin membeberkan sejumlah topik terkait haji yang dibahas dengan Pangeran MBS. Antara lain mengenai pemukiman haji hingga peluang Indonesia menggunakan Bandara Taif untuk kedatangan dan kepulangan jemaah.
"Nanti Presiden juga akan memberikan penjelasan setelah semuanya tuntas. Kemudian yang kedua, masalah bagaimana membikin haji ke depan itu lebih nyaman," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), M. Irfan Yusuf, menyebut Prabowo akan membentuk tim untuk mengkaji soal itu. Tim nantinya akan mengkaji kemungkinan-kemungkinan yang bisa dilakukan Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia perihal Kampung Haji tersebut.
"Kampung Haji itu juga beliau akan membentuk tim untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan yang akan bisa dilakukan oleh Pemerintah Saudi dan Pemerintah Indonesia," kata Gus Irfan.(Bob/P-1)
Dalam pertemuan itu juga dibahas upaya menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia dan melayani mereka dengan standar kualitas layanan terbai
Presiden kemudian menghampiri para juru masak itu dan menyalami mereka, kemudian di area dapur yang lain, salah satu juru masak menyiapkan sepiring nasi goreng lengkap dengan telor ceplok.
Kunjungan maraton Presiden RI Prabowo Subianto ke tiga titik bencana di Aceh dalam satu hari menunjukkan sinyal pemerintah untuk mengutamakan warga terdampak.
Prabowo meminta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk menerbitkan surat berisi imbauan kepada seluruh bupati dan wali kota mengenai hal itu.
Presiden menyampaikan ketersediaan pangan menjadi syarat utama bagi keberlangsungan suatu bangsa karena tidak ada negara yang dapat bertahan tanpa kemandirian di bidang pangan.
Sejumlah media Israel mengabarkan bahwa Presiden Prabowo bakal mengunjungi negara itu. Namun, kabar tersebut ditegaskan tidak benar oleh Kementerian Luar Negeri.
Presiden meninjau langsung Barang Rampasan Negara yang telah melalui proses hukum, sebelum kemudian dilakukan penyerahan secara simbolis oleh Jaksa Agung kepada Kementerian Keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved