Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kehutan Raja Juli Antoni menerima pemberian gelar adat Bala Padang Kambuno Langi di Tongkonan Borong, Toraja Utara. Pemberian gelar adat ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Antoni.
Gelar adat Bala Padang Kambuno Langi sendiri memiliki arti pemimpin wilayah yang memayungi atau melindungi masyakat. Untuk diketahui, pemberian gelar adat merupakan bentuk penghormatan terhadap seseorang yang dianggap memiliki kontribusi atau jasa bagi komunitas.
Raja Antoni mengucapkan terima kasih atas gelar adat yang diberikan kepadanya. Menteri Kabinet Merah Putih ini mengatakan makna yang ada dalam gelar adat tersebut haruslah ia jalankan.
"Terima kasih sebesar-besarnya sekali lagi ini adalah kehormatan bagi saya, bagi keluarga dan bagi Kementerian Kehutanan. Saat bersamaan gelar ini juga menjadi tanggung jawan moral, sosial dan politik bagi saya. Bahwa gelar yang diberikan ini tidak hanya sembarang gelar, namun makna yang terkandung di dalamnya haruslah saya laksanakan," ujar Raja Antoni, di Tongkonan Borong, Toraja Utara, Sabtu (14/6).
"Yaitu memimpin wilayah Indonesia dan tentunya Toraja di dalamya, memayungi dan melindungi masyarakat indonesia dan tentunya masyarakat Toraja khsusnya," sambungnya.
Raja Antoni meyebut dirinya akan mendedikasikan dirinya untuk dapat menjaga dan melindungi masyarakat khususnya di Toraja terkait bidang kehutanan.
"Saya akan berusaha sekuat tenaga, saya akan mendedikasikan diri saya semaksimum mungkin yang bisa saya lakukan untuk sekali lagi menjalankan amanat yang tercantum di gelar yang saya terima," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan masyarakat Tongkonan Borong Samuel Sumarre Sabandar mengatakan pihaknya merasa terhormat lantaran Raja Antoni telah memberikan status hutan kemasyarakatan pada hutan Nanggala. Ia menyebut hal ini membuat masyarakat dapat kembali mengambil manfaat dari hutan tersebut.
"Kami keluarga besar ini merasa sangat terhormat oleh karena hutan di Tandung itu telah diberikan status hutan kemasyarakatan, sehingga kami boleh kembali menikmati hutan Nanggala dan mengambil manfaat melalui pengelolaan yang tentunya pengelolaan bertanggung jawab. Oleh karena itu kami tetap memerlukan bantuan dari Bapak Menteri," tuturnya.
"Oleh karena itu juga kami juga berharap Bapak Menteri menjadi bagian dari kami di Kaparengngesan barana'," pungkasnya. (Cah/P-3)
Raja Juli Antoni mengatakan, upaya menjaga hutan merupakan hal yang bukan hanya bagian dari perintah dan tujuan Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga bagian dari ajaran agama.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada enam Kelompok Tani Hutan (KTH) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
PEMERINTAH menyiapkan rancangan instruksi presiden atau inpres penyelamatan populasi Gajah Sumatra. Salah satu mamalia terbesar itu kini semakin menyusut habibatnya di alam.
Di bawah kepemimpinan Penerintahan Prabowo Subianto persoalan Tesso Nilo dapat terurai,
Ancaman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000,- dan paling banyak Rp 5.000.000.000.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak santri Hidayatullah mencintai hutan melalui gerakan menanam pohon dan menyerahkan 1.015 bibit produktif.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Pahami ekologi hutan secara mendalam, mulai dari komponen biotik-abiotik hingga peran vitalnya dalam ekonomi karbon Indonesia tahun 2026.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
PRESIDEN Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh berhenti
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi pemicu bagi para aktivis lingkungan ini untuk bergerak menyelamatkan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved