Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GARAM adalah senyawa mineral yang umumnya terdiri dari natrium (Na) dan klorida (Cl), membentuk natrium klorida (NaCl).
Garam banyak digunakan sebagai penyedap rasa dan pengawet makanan. Garam yang biasa digunakan sehari-hari biasanya sudah ditambahkan yodium untuk mencegah gondok.
Garam mengandung natrium yang dapat menarik air ke dalam pembuluh darah, meningkatkan volume darah, dan menyebabkan tekanan darah meningkat.
Konsumsi garam berlebihan dalam jangka panjang bisa merusak pembuluh darah dan jantung, meningkatkan risiko serangan jantung dan gagal jantung.
Hipertensi akibat terlalu banyak garam dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak, yang berujung pada stroke.
Kadar natrium tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan kerusakan ginjal atau gagal ginjal kronis.
Terlalu banyak garam bisa menyebabkan pengeluaran kalsium berlebih melalui urin, yang melemahkan tulang dan menyebabkan osteoporosis.
Garam menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air, sehingga tubuh tampak bengkak, kembung, atau berat badan naik tiba-tiba karena cairan.
Konsumsi garam tinggi dikaitkan dengan risiko radang lambung, tukak lambung, bahkan berpotensi meningkatkan risiko kanker lambung.
Garam berlebih dapat memperburuk kondisi penderita sirosis hati dan mempercepat penumpukan cairan di perut (asites).
Kebanyakan garam membuat tubuh kehilangan banyak air untuk menjaga keseimbangan, menyebabkan mulut kering, kelelahan, hingga dehidrasi berat.
Penelitian menunjukkan konsumsi garam berlebih dapat memengaruhi fungsi otak dan memori, terutama di usia lanjut.
Beberapa studi menunjukkan hubungan antara asupan garam tinggi dan peningkatan risiko kanker lambung, terutama jika dikombinasikan dengan makanan diawetkan.
Meskipun penting, konsumsi garam berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal.
WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) merekomendasikan konsumsi maksimal 5 gram garam per hari atau setara dengan 1 sendok teh kecil. (Z-4)
Harga garam di tingkat petani melonjak dari sebelumnya Rp1.200 per kilogram meningkat menjadi Rp2.600 per kilogram.
Kontribusi Jatim belum berbanding lurus dengan kesejahteraan petambak dan pembudidaya. Ketiadaan HPP untuk garam dan ikan membuat harga sangat fluktuatif.
Garam memiliki potensi nilai tambah yang jauh lebih besar dari sekadar bahan konsumsi rumah tangga. Garam dapat dikembangkan jadi bahan baku kosmetika, farmasi, industri, dan baterai.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membuka keran impor untuk sejumlah komoditas strategis, beras, jagung, gula konsumsi, dan garam.
Dokter jelaskan alasan bayi di bawah 1 tahun tak boleh diberi garam, gula, atau madu. Simak penjelasan medis dan pilihan makanan aman.
Ia menekankan pentingnya kombinasi antara investasi teknologi, pembangunan infrastruktur, regulasi yang berpihak pada petambak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved