Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Inafas Kembali Gelar Pertemuan IFAF

Naviandri
10/2/2025 16:48
Inafas Kembali Gelar Pertemuan IFAF
Peserta pertemuan IFAF.(Dok.Inafas)

INDONESIAN Foot and Ankle Forum (IFAF) kembali mengadakan pertemuan dua tahunan kedua, yang diadakan oleh  Indonesia Foot and Ankle Society (Inafas). Tema yang dipilih untuk pertemuan ini adalah Start on the Right foot.

"Namun secara harfiah kami berharap dapat, "Memulai dengan Langkah Pertama yang Benar." Tema ini sesuai dengan komitmen kami untuk memulai langkah positif dalam bidang perawatan kaki dan pergelangan kaki," papar Presiden Inafas  Dr. R. Andri Primadhi, Minggu (20/2).

Menurut Primadhi meskipun banyak tantangan yang ditimbulkan selama pandemi, Inafas terus memfasilitasi pertukaran akademik melalui pertemuan daring rutin lewat webinar taraf nasional dan regional Asia Tenggara. Pada 2025 ini, Inafas  tetap berkomitmen untuk memperluas ilmu orthopaedi foot and ankle dan memperkuat jejaring dalam pertemuan bertaraf internasional.

"Acara semacam  ini berfungsi sebagai wadah bagi ahli bedah ortopedi yang memiliki minat dalam mengobati masalah kaki dan pergelangan kaki," ucap Primadhi.

Ketua dalam acara ini Dr. Astuti Pitarini, dokter ortopedi yang berspesialisasi dalam bidang kaki dan pergelangan kaki, menyatakan bidang kaki dan pergelangan kaki telah mengalami pertumbuhan pesat selama beberapa dekade terakhir, didorong oleh kemajuan teknologi.

"Di Indonesia saat ini dokter ortopedi yang berspesialisasi dalam bidang ini masih terbatas, namun ada potensi besar yang belum maksimal yang dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan penanganan dan pelayanan pasien yang lebih paripurna di Indonesia," jelas Astuti.

Sementara itu Dr. Langga Sintong yang juga sebagai wakil ketua dalam acara pertemuan tersebut menambahkan, tujuan lain dari acara ini adalah mendorong pertukaran pengetahuan dalam bidang ortopedi dari para pakar dunia, khususnya yang berfokus pada masalah kaki dan pergelangan kaki, dengan menghadirkan para narasumber nasional dan internasional yang handal.

"Program kami dirancang untuk ahli bedah ortopedi yang memiliki minat dalam kondisi kaki dan pergelangan kaki, mencakup deformitas, trauma, infeksi, masalah degeneratif dan masalah terkait olahraga. Lalu menerjemahkan keahlian menjadi keterampilan praktis, menjanjikan pembicaraan mutakhir oleh ahli nasional dan internasional, diskusi yang menarik dan lokakarya praktis," tutur Lingga yang juga sebagai wakil ketua pada acara ini.

Dalam acara ini hadir 250 peserta, terdiri dari profesional dari berbagai bidang, seperti ahli ortopedi, dokter umum, fisioterapis dan profesional medis lainnya. Delapan pembicara tamu internasional dari Eropa dan Asia, yang merupakan dokter spesialis terdepan dan tersohor di bidang perawatan kaki dan pergelangan kaki, telah diundang untuk berbagi pengetahuan mereka. Kami berharap dapat membuka pengetahuan global dengan mengundang mereka ke acara ini. (N-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya