Kamis 17 September 2015, 00:00 WIB

Retno Iswari Tranggono Bunga Kehidupan sang Pakar Kecantikan

Retno Hemawati | Humaniora
Retno Iswari Tranggono Bunga Kehidupan sang Pakar Kecantikan

MI/Retno Hemawati

 
SEBUAH klinik di Jalan Radio Dalam Raya, Jakarta Selatan, yang merangkap kantor, menjadi tempat bagi Retno Iswari Tranggono mengisi sebagian harinya. Meski telah berusia 76 tahun, perempuan ini masih menangani sendiri pasien yang datang ke klinik kecantikannya itu meski tak rutin. Retno memang tidak lagi menjadi nakhoda dalam perusahaan yang didirikannya, PT Ristra Indolab dan PT House of Ristra. Kendali itu diestafetkan kepada kedua anaknya, Krishna Nindita Tranggono dan Indira Parwitasari Tranggono, dengan dua tanggung jawab yang berbeda. "Kalau anak pertama saya, Sasha (Savitri Pardani Tranggono) lebih suka melukis. Lukisan kupu-kupu itu juga hasil karya tangan dia," kata Retno menunjuk sebuah lukisan di dinding ruangan memulai pembicaraan, pekan lalu.

Sebelum melanjutkan perbincangan, dia meminta salah seorang anak buahnya di kantor untuk menghadirkan Noni. Tidak lebih dari 30 menit, Noni yang ternyata seekor anjing pudel berbulu putih itu datang. Rupanya dia ingin ikut serta dalam perbincangan hangat bersama kami. "Noni ini biasa ikut rapat, selama rapat dia akan duduk diam sampai selesai, tidak membuat kacau karena biasanya tidur," jelas Retno. Anjing itu juga menjadi teman untuk jalan-jalan kala pagi hari. Retno bercerita, setiap bangun tidur dia tidak lantas beranjak dari pembaringan. Satu jam pertama dimanfaatkannya untuk beraktivitas di dalam kamar, seperti melakukan gerakan-gerakan kecil.

"Setelah itu barulah saya ban un dan kemudian jalan-jalan, termasuk jalan berjingkat di sekitaran kompleks bersama salah satu anjing," katanya  Keluarga Retno yang tinggal di kawasan Pondok Indah memiliki empat ekor anjing kesayangan, termasuk Noni, serta jenis golden retriever bernama Algor, anjing bigel bernama Juno, dan anjing blasteran bernama Bravo. Hampir semua anjingnya manja sekaligus setia pada majikan. "Bapak juga suka ajak anjing-anjing kami mendengarkan musik sambil berjoget," kata dia tertawa.

Suka traveling

Bapak ialah sebutan Retno untuk sang suami, Suharto Tranggono, yang menikahinya 52 tahun lalu. Kepada salah satu stafnya, di sela perbincangan, dia menanyakan keberadaan sang suami yang belum tiba di kantor. "Bapak itu suka sekali belanja dan beli buku. Namun, saya kira Bapak sedang belanja sekarang, belanja kebutuhan rumah tangga yang habis. Saya bersyukur memiliki suami yang mau mengurus itu. Rumah kami seperti punya swalayan mini dengan rak khusus lho," cerita Retno penuh semangat. Pasangan Retno dan Tranggono dikaruniai tiga orang anak, yaitu Savitri Pardani Tranggono, Krishna Nindita Tranggono, dan Indira Parwitasari Tranggono.

Mereka biasa berkumpul di rumah Pondok Indah saat hari libur tiba atau akhir pekan. Selain pergi mengunjungi tempat-tempat wisata di luar daerah, mereka juga terbiasa bepergian ke luar negeri seperti Yerusalem, Prancis, Yunani, Rusia, dan India. "Kami berdua suka traveling. Sering mengajak sekeluarga. Namun, karena sekarang sudah punya enam cucu dengan usia sekolah yang berbeda, jadi agak sulit menyamakan waktu libur sehingga acara traveling bersama dengan keluarga bisa dilakukan dengan cara pergi bergiliran, gantian saja. Kalau sedang tidak bisa semua, ya pergi berdua sama bapak," kata dia.

Saat bepergian ke luar negeri, keduanya sering berburu buku. Buku-buku yang diperolehnya sebagian untuk dibaca dan dikoleksi pribadi. Sebagian lainnya sering dibagikan untuk beberapa staf di kantor. "Bapak dan ibu sering kali memberikan buku sebagai oleh-oleh setelah bepergian, dan karena hobinya membaca, mereka juga sering merekomendasikan buku-buku bagus," kata Sita, salah seorang stafnya. Retno juga senang mengoleksi kipas yang didapatnya saat berkeliling ke berbagai negara. Selain itu, dia juga senang mengoleksi sekaligus merawat perhiasan, seperti aksesori dan mutiara.

Makanan Jepang
Saat ini keduanya telah memiliki enam orang cucu, yaitu Nicholas David Hilman, Kevin Aji Raditya Krishna, Randy Masagus Pradipta Krishna, Arvin Krishna, Dayila Naila Urip, dan Prajesa Abiyu Urip. Pada akhir pekan keluarga besar itu juga sering menghabiskan waktu dengan makan bersama. Hal itu bisa dilakukan di rumah Retno ataupun makan di restoran. "Saya kan selalu makan makanan sehat, tapi kalau akhir pekan, bolehlah jajan sedikit, bosen juga kan dengan masakan rumah," katanya.

Dia menjelaskan sangat berhati-hati terkait dengan makanan yang dikonsumsi karena penyakit diabetes yang dideritanya. Sebagai pilihan, dia dan keluarga sering bertandang ke restoran Jepang dengan alasan kesehatan, menjauhi makanan berkadar gula serta lemak yang tinggi. Namun, penyuka pecel madiun, soto ayam, dan es dawet ketan itu tidak menolak untuk mengonsumsi makanan kegemarannya. "Hanya saya porsinya tidak boleh terlalu banyak dan tidak boleh terlalu sering," ungkapnya.

Selain makanan, Retno pun memilih buah favoritnya, yaitu tomat dan pepaya. Tomat, kata dia, mengandung likopen yang sangat baik untuk keindahan kulit serta mengandung antioksidan, sedangkan pepaya bagus untuk pencernaan. Selain itu, Retno juga mengonsumsi lebih banyak sayuran yang dikukus. Meski beberapa tugasnya sebagai orang nomor satu di Ristra Group telah berangsur berkurang, tidak berarti aktivitasnya semakin sepi.

Dia mengaku masih sering menghadiri beberapa acara sosial seperti Lions Club, Platinum, dan Woman International Club. Di sela-sela itu, dia juga menyempatkan diri untuk berkebun. Retno dan sang suami sangat menyukai bunga. Itu sebabnya, baik di rumah tinggal maupun di kantornya, terdapat berbagai tanaman. "Sayangnya sekarang sedang tidak berbunga. Padahal, kalau mawar dan kamboja itu berbunga bersama-sama, halaman kecil ini jadi sangat indah," kata dia sambil menunjuk pekarangan di kantornya.

Baca Juga

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Banyak CPNS Mengundurkan Diri, Sosiolog: Lulusan Terbaik Enggan jadi PNS

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:58 WIB
Budaya kerja birokrasi yang penuh penyimpangan anggaran serta sistem karir yang politis dan kolusi juga menurutnya menjadi faktor...
DOK MI

Mahasiswa Diajak Berpartisipasi Aktif Dalam Presidensi G20 Indonesia Melalui Youth-20

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:35 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus berusaha meningkatkan awareness dan antusiasme masyarakat Indonesia untuk turut...
MI/ HO

Kemendikbudristek Gandeng LX International Siapkan SDM Bertalenta Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:06 WIB
Program ini sebagai suatu solusi edukasi berbasis industri dengan skalabilitas yang tinggi dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya