Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSEP ekonomi hijau menjadi agenda global untuk menciptakan keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia, konsep ini tidak hanya diterapkan melalui kebijakan besar pemerintah, tetapi juga melalui sektor-sektor seperti perpustakaan, yang berperan penting dalam pengembangan literasi dan pemberdayaan masyarakat.
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Adin Bondar menegaskan bahwa perpustakaan memiliki posisi strategis dalam mendukung ekonomi hijau. “Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang digagas Perpusnas mendorong masyarakat untuk memanfaatkan informasi dan pengetahuan sebagai modal keterampilan hidup. Hal ini memungkinkan mereka meningkatkan kualitas hidup sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” jelasnya dalam wawancara dengan Media Indonesia, Rabu (4/12).
Adin menyatakan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi pusat pelatihan keterampilan yang relevan dengan ekonomi hijau. Adin mencontohkan, beberapa perpustakaan telah menjadi pusat pelatihan daur ulang sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti bunga hias dari kantong kresek bekas dan pembuatan eco enzym dari sampah dapur.
Pendekatan ini memungkinkan masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya lokal, mengurangi limbah, dan menciptakan peluang ekonomi baru. Di Kabupaten Bekasi, perpustakaan bahkan menjadi fasilitator pengelolaan sampah organik menjadi kompos dan produk dekorasi taman.
“Keberadaan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan yang paling demokratis sangat membantu masyarakat untuk belajar dan berkreasi. Hal ini selaras dengan tujuan ekonomi hijau yang menciptakan pertumbuhan ekonomi sekaligus melestarikan lingkungan,” tambah Adin.
Melalui kegiatan pelibatan masyarakat, perpustakaan dapat memfasilitasi berbagai kegiatan untuk mengolah sampah dan limbah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Beberapa kegiatan di perpustakaan yang mendorong terwujudnya green economy dan pelestarian lingkungan misalnya yang dilakukan oleh Perpustakaan Desa Paras, Kabupaten Ngawi, yang memfasilitasi pelatihan pengolahan kantong kresek bekas menjadi aneka bunga hias yang cantik dan bernilai ekonomi. Perpustakaan juga memfasilitasi pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah, serta membuat sabun cuci piring dari bahan nabati.
Di tempat lain, Perpustakaan Kota Tangerang memfasilitasi pelatihan membuat batik ecoprint dengan pewarna alami yang dihasilkan dari tumbuhan. Sementara itu Perpustakaan Kabupaten Lima Puluh Kota memfasilitasi pelatihan membuat pupuk kompos. Dan masih banyak perpustakaan lain yang memfasilitasi kegiatan dalam mendukung ekonomi hijau.
Adin juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi perpustakaan untuk mendukung ekonomi hijau. “Pemerintah daerah harus menyediakan infrastruktur ramah lingkungan di perpustakaan, mendukung pendanaan program literasi hijau, dan memberi penghargaan kepada individu atau komunitas yang berhasil mengembangkan praktik ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menyarankan agar kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 memasukkan penguatan transformasi perpustakaan sebagai program prioritas. Selain itu, kolaborasi dengan sektor swasta, tokoh masyarakat, dan pegiat literasi menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi hijau melalui perpustakaan.
Saat ini, Perpusnas telah mengembangkan 10.000 lokus transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di seluruh Indonesia, termasuk perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat.
Di masa depan, Perpusnas berencana memperluas akses literasi hijau melalui pojok baca digital dan tutorial edukasi di ruang publik, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi tentang ekonomi hijau.
Adin berharap seluruh pemangku kepentingan bersinergi untuk mendukung transformasi perpustakaan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia. “Upaya bersama ini penting untuk menciptakan pekerjaan baru, melestarikan lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (S-1)
iPusnas saat ini memiliki sekitar 134.309 judul koleksi dengan total 1.480.649 salinan digital, serta mencatat 770.106 pengguna baru sepanjang 2025.
Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana melontarkan kritik keras terhadap buruknya layanan digital dan memprihatinkannya kondisi fisik perpustakaan di Indonesia.
Kondisi perpustakaan daerah serta layanan digital nasional menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
Perpusnas sudah banyak menggulirkan bantuan program penguatan budaya baca seperti lewat bantuan bahan bacaan bermutu yang disampaikan ke desa, taman baca masyarakat, rumah ibadah.
"Anak tidak hanya membaca teks singkat, tetapi juga belajar memahami konteks dari gambar, karakter dan tokoh di dalam komik secara berkelanjutan,"
Anggota DPR RI Bonnie Triyana, menyoroti pemangkasan anggaran untuk Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
BPS gelar Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) mulai 1 Mei. Simak fokus baru seperti ekonomi hijau, digital, hingga YouTuber yang akan dipetakan secara komprehensif.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Perpres 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon untuk memperkuat tata kelola pasar karbon, pengendalian emisi.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Ketahanan energi jadi prioritas nasional utama pada 2026 seiring penguatan strategi ekonomi hijau yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemimpin pasar karbon global berkat hutan tropis terluas ketiga di dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved