Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA pelajaran matematika di Kelas IX SMP (sekolah menengah pertama) kita akan mempelajari bilangan berpangkat. Akan ada definisi dan sifat-sifat dari bilangan berpangkat.
Apa definisi dan dan bagaimana contoh soal bilangan berpangkat? Untuk lebih jelasnya berikut uraiannya yang dilansir dari buku Matematika Untuk SMP/MTs Kelas IX dengan penulis Subchan dkk.
Perpangkatan adalah perkalian berulang dari suatu bilangan yang sama. Bilangan pokok dalam suatu perpangkatan disebut basis. Banyaknya bilangan pokok yang dikalikan secara berulang disebut eksponen atau pangkat.
Berikut bentuk umum dari perpangkatan.
an = a × a × a × ... × a.
a sebanyak n dengan n bilangan bulat positif.
a disebut dengan bilangan pokok atau basis, n disebut eksponen atau pangkat.

53 merupakan perpangkatan dari 5. Bilangan 5 merupakan basis atau bilangan pokok. Sedangkan 3 merupakan eksponen atau pangkat.
34 disebut perpangkatan 4.
3 disebut sebagai bilangan pokok (basis) sedangkan 4 sebagai pangkat (eksponen).
Hasil 34 = 81.
Karena (–2) dikalikan berulang sebanyak tiga kali, (–2) × (–2) × (–2) merupakan perpangkatan dengan basis (–2) dan pangkat 3.
Jadi (–2) × (–2) × (–2) = (–2)3 dapat disebut dengan perpangkatan 3.
(–2) × (–2) × (–2) = (–2)3 = 4 x (–2) = –8.
Jika bilangan negatif dipangkat bilangan ganjil menghasilkan bilangan negatif.
Jika bilangan negatif dipangkat bilangan genap menghasilkan bilangan positif.
Jadi jika tanda negatif tidak dikurung, tanda negatif itu tidak masuk dalam perpangkatan.
e. Nyatakan perpangkatan (–0,3)2 dan (0,3)2 dalam bentuk bilangan biasa.
(–0,3)2 = (–0,3) × (–0,3) = 0,09.
(0,3)2 = (0,3) × (0,3) = 0,09.
f. Nyatakan perpangkatan (–0,3)3 dan (0,3)3 dalam bentuk bilangan biasa.
(–0,3)3 = (–0,3) × (–0,3) × (–0,3) = –0,027.
(0,3)3 = (0,3) × (0,3) × (0,3) = 0,027.
g. Nyatakan perpangkatan (–2)3 dan (–2)4 dalam bentuk bilangan biasa.
(–2)3 = (–2) × (–2) × (–2) = –8.
(–2)4 = (–2) × (–2) × (–2) × (–2) = 16.
h. 3 + 2 × 52.
3 + 2 × 52 = 3 + 2 × 25 (Hitung hasil perpangkatan).
= 3 + 50 (Lakukan operasi perkalian).
= 53.
i. 43 : 8 + 32.
43 : 8 + 32 = 64 : 8 + 9 (Hitung hasil tiap-tiap perpangkatan).
= 8 + 9 (Lakukan operasi pembagian dulu).
= 17.
Itulah definisi atau pengertian bilangan berpangkat dan contoh soalnya. Semangat belajar ya. (Z-2)
Pelajari rumus Pythagoras lengkap dengan pengertian, daftar triple Pythagoras, dan contoh soal pembahasan untuk mempermudah belajar matematika Anda.
Pahami materi trigonometri lengkap mulai dari rumus dasar sin cos tan, tabel sudut istimewa, hingga contoh soal dan pembahasan untuk siswa dan mahasiswa.
Pelajari materi logika matematika semester 2 kuliah secara lengkap. Mulai dari logika proposisional, predikat, hingga contoh soal dan pembahasannya di sini.
Panduan lengkap materi logika matematika semester 1 untuk mahasiswa teknik dan informatika. Pelajari proposisi, tabel kebenaran, hingga silogisme di sini.
Hari guru nasional 2025 dibayangi dengan hasil tes kemampuan akademik yang menunjukkan nilai matematika jeblok secara nasional
Dazle David Toalu, siswa SMP Ipeka BSD asal Serpong, Banten, sukses mempersembahkan medali perunggu untuk tanah air.
Salah satu pelajaran dalam matematika yaitu bilangan kuadrat atau berpangkat dua. Bilangan kuadrat disimbolkan dengan angka 2 yang diletakkan pada bagian atas bilangan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved