Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WORLD Health Organization (WHO) adalah badan pengarah dan koordinator kesehatan Perserikatan Bangsa-bangsa. Badan ini bertanggung jawab untuk memimpin masalah kesehatan global, membentuk agenda penelitian kesehatan, dan memberikan dukungan teknis kepada negara-negara di dunia.
Menurut WHO, kesehatan memiliki arti dengan cakupan yang luas yaitu, keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan dan kecacatan . WHO juga memandang kesehatan merupakan hak dasar setiap manusia, tanpa membeda-bedakan ras, agama, politik, dan sosial ekonomi.
Dengan definisi kesehatannya, WHO juga melakukan berbagai upaya kesehatan, di antaranya:
WHO memberikan kepemimpinan dan keterlibatan dalam kemitraan untuk menjaga kesehatan masyarakat.
WHO menetapkan norma dan standar, serta memantau penerapannya.
WHO membentuk agenda penelitian dan mendorong penyebaran pengetahuan yang bermanfaat.
Who memberikan dukungan teknik dan membangun kapasitas kelembagaan.
WHO mendistribusikan vaksin ke negara-negara di dunia yang membutuhkan.
Sebagai badan pengarah dalam isu kesehatan global, WHO memiliki peran penting dalam menciptakan dunia yang lebih sehat dan adil bagi semua orang. Melalui upayanya, WHO tidak hanya memberikan arahan dan dukungan teknis tetapi juga memastikan agar setiap negara, tanpa memandang perbedaan, dapat memenuhi hak dasar warganya akan kesehatan.
Dengan agenda penelitian, penetapan standar, distribusi vaksin, dan dukungan lainnya, WHO terus berkomitmen untuk menciptakan dunia yang bebas dari ancaman kesehatan, mewujudkan keadaan fisik, mental, dan sosial yang sejahtera bagi seluruh manusia. (WHO/Z-3)
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
BARU-baru ini outbreak virus Nipah menyebabkan kewaspadaan kesehatan di banyak negara Asia. Infeksi virus Nipah pada manusia menyebabkan berbagai gejala, kenali penularan dan pengobatannya
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved