Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT kedatangan Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3 hingga 6 September mendatang, Gereja Katedral Jakarta melakukan berbagai persiapan seperti memperbaharui cat dan memastikan beberapa alat dapat berfungsi dengan baik.
“Kita harus memenuhi standar-standar protokol dari Vatikan maupun kenegaraan. Bagaimanapun beliau adalah tamu negara, jadi kita siapkan juga dari sisi fisik gereja sudah selesai mengecat. Lalu ada perbaikan dan penyempurnaan tata lampu serta beberapa hal itu yang sudah kita maksimalkan,” ujar Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta, Romo Albertus Hani Rudi Hartoko pada Senin (2/8).
Mengingat keadaan kesehatan fisik Paus Fransiskus terutama pada bagian lutut kaki sedang mengalami gangguan, pihak Gereja Katedral mempersiapkan fasilitas berupa tambahan RAM pada area Altar guna mempermudah Paus.
Baca juga : Gereja Katedral Buatkan 2 Kursi Khusus untuk Paus Fransiskus
“Karena paus ini kondisi kesehatan terutama kakinya bagian lututnya masih bermasalah, maka mereka pasti pakai kursi roda, maka kita ada tambahan RAM untuk naik ke area altar yang telah diinstal sejak 3 lalu. sudah diperiksa kekuatan dan sebagainya oleh tim Vatikan,” jelas Romo Albertus.
Romo Albertus menjelaskan pihaknya memang telah lama menyediakan berbagai fasilitas peribadatan untuk mempermudah jemaat yang menggunakan kursi roda dan bagi mereka yang menyandang disabilitas.
“Kalau fasilitas di dalam gereja kita semua sudah siap sejak awal untuk melayani mereka yang memakai kursi roda atau disabilitas. ini sebagai tanda bahwa gereja ramah terhadap mereka yang disabilitas,” tuturnya.
Baca juga : Kedatangan Paus Fransiskus ke Tanah Air Ditunggu Semua Agama
Selain itu, Romo Albertus mengungkapkan pihaknya juga telah mempersiapkan pendistribusian para anak-anak yang akan menyambut kedatangan dan memberikan rangkaian bunga kepada Paus Fransiskus di depan Gereja Katedral.
“Kita juga sudah mendistribusikan anak-anak yang akan menyambut dan memberikan bunga pada Paus di awal halaman gereja, juga ada anak-anak yang akan bermain angklung dengan membawakan lagu-lagu gereja dan lagu-lagu Indonesia untuk menyambut kedatangan paus,” tandasnya.
Diketahui, perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Asia Tenggara dan Oseania menjadi kunjungan yang berbeda sebab untuk pertama kalinya selama 11 tahun menjadi Paus, ia mengunjungi empat negara sekaligus dalam perjalanan kerasulan. (Z-8)
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Gereja Katedral Jakarta membuka registrasi misa Natal 2025. Simak jadwal lengkap misa Malam Natal dan Hari Raya Natal pada 24-25 Desember 2025.
Pameran Seni Rupa Seasons of Grace di Gereja Katedral
Gereja Katedral Jakarta menyiapkan kapasitas sekitar 5.000 kursi untuk menampung umat yang akan mengikuti rangkaian perayaan Natal 2025.
Perayaan 60 tahun SMA Pangudi Luhur Jakarta diwarnai pesan kuat tentang toleransi dan persaudaraan lintas iman.
Ia mengatakan pengamanan ini bukan sekadar menjaga keamanan, tapi juga memberikan rasa damai. Negara hadir untuk semua.
KUNJUNGAN Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi agama Katolik dunia yang berkedudukan di Vatikan ke Indonesia pada 3-6 September 2024 memiliki arti penting.
Pada September, kenaikan jumlah perjalanan wisnus relatif besar terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan DKI Jakarta.
KUNJUNGAN apostolik yang dilakukan oleh Paus Fransiskus ke Indonesia memberikan hikmah dan pelajaran yang berlimpah bagi seluruh umat beriman.
Dengan memanfaatkan teknologi AR memungkinkan jutaan orang untuk terlibat dalam pertemuan pribadi yang mendalam dengan Paus Fransiskus melalui representasi digitalnya.
Kehadiran Paus Fransiskus di tanah air dipandang sebagai langkah konkret dalam memperkuat persaudaraan dan kerukunan antara umat beragama, terutama Islam dan Katolik.
BANYAK tokoh politik kita telah bertemu Paus Fransiskus saat kunjungannya ke Indonesia 3-6 September 2024, termasuk Ketum PDIP Megawati dan Ketua DPR Puan Maharani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved