Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINGGALNYA dokter spesialis ortopedi, Helmyadi, di Sulawesi Barat setelah melakukan 10 operasi dalam satu hari merupakan pengingat bahwa ketersediaan dokter di daerah perlu mendapatkan perhatian serius. Dikatakan Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Iqbal Mochtar yang juga sesama sejawat dokter, melakukan tindakan operasi sebanyak 10 kali dalam satu hari ditambah dengan melayani pasien rawat jalan, bukanlah hal yang mudah.
“Ini bukan hanya berbahaya bagi dokter tapi juga bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Bisa saja terjadi pelayanan kesehatan tidak memuaskan, bisa saja timbul kelalaian, kesalahan yang ujungnya akan mengundang isu malpraktik, ini harus dikoreksi,” kata Iqbal saat dihubungi, Minggu (14/7).
Menurut dia, salah satu penyebab dari tingginya beban kerja dokter di daerah ialah distribusi dokter yang tidak merata. Sehingga dokter-dokter di daerah harus berjibaku berhadapan dengan banyak kasus.
Baca juga : Berbiaya Besar, Kesejahteraan Dokter Asing yang Praktik di Indonesia akan Sulit Dipenuhi
Hal lainnya yang menjadi sorotan Iqbal ialah, dokter Helmyadi meninggal akibat serangan jantung. Namun, di wilayah tempatnya bekerja tidak tersedia trombolotik yang merupakan cairan pertolongan pertama saat terjadi serangan jantung. Hal ini kemudian menjadi pertanyaan bagi Kementerian Kesehatan terkait dengan pengadaan obat-obatan yang krusial bagi pasien.
“Kemenkes sibuk mendatangkan alat-alat jantung, catlab dan sebagainya. Padahal yang sifatnya basic tidak dilakukan. Kemenkes sibuk membuat peralatan terkait dengan kateterisasi jantung,” ucap Iqbal.
Padahal, kata dia, di Indonesia sendiri saat ini pasien jantung yang membutuhkan kateterisasi palling banyak 5% sampai 10%. Sementara itu, lebih banyak pasien jantung yang membutuhkan pelayanan basic, salah satunya pemberian trombolitik.
“Sangat disayangkan di Sulawesi Barat tidak tersedia. Bagaimana dengan daerah-daerah terpencil seperti Maluku Utara, Papua dan daerah tertinggal lainnya? Karenanya Kemenkes tidak perlu membuat program yang melangit sementara program yang membumi tidak dilakukan,” pungkas Iqbal.
PROFESI dokter sejak awal berdiri bukanlah profesi ekonomi. Ia bukan lahir dari logika pasar, tetapi dari etika pertolongan.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Irma menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait keterbatasan dokter spesialis maupun subspesialis yang berdampak pada tidak optimalnya akses pelayanan kesehatan.
Legislator PDIP Edy Wuryanto mendesak pemerintah memprioritaskan pemenuhan dokter spesialis di daerah 3T serta mencegah mahalnya pendidikan kedokteran.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
KETUA Kolegium Ilmu Penyakit Dalam PAPDI, Rudy Hidayat, mengatakan kebutuhan dokter spesialis penyakit dalam saat ini adalah bukan pada produksi.
Peluncuran ini diharapkan dapat memperkenalkan minuman ini ke pasar lebih besar dan meningkatkan daya saing pasar minuman sehat yang terus berkembang.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Di tengah perubahan perilaku konsumen dan tekanan kompetisi yang semakin tajam, efisiensi dan kecepatan distribusi kini menjadi faktor penentu daya saing industri FMCG.
BEREDAR wacana peningkatan status Perum Bulog menjadi kementerian serta penggabungannya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Kerja sama ini membantu pelaku usaha online untuk dapat mendistribusikan produknya secara lebih luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved