Sabtu 21 Februari 2015, 00:00 WIB

Tidur dan Diabetes

Administrator | Humaniora
Tidur dan Diabetes

Dok.MI

 
STUDI baru mengungkapkan kurang tidur dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada orang sehat sekalipun. Peneliti menemukan terlalu sedikit tidur selama tiga malam mengurangi kemampuan insulin mengatur gula darah.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia itu melibatkan 19 pria sehat berusia antara 18 dan 30 tahun. Mereka rata-rata memiliki 7,8 jam tidur selama empat malam berturut-turut. Empat pekan setelahnya, rata-rata tidur mereka 4,3 jam selama empat malam berturut-turut. Kemudian sampel darah dikumpulkan pada interval 15 atau 30 menit selama 24 jam. Tim menemukan saat partisipan kurang tidur, hormon stres noradrenalin mereka meningkat. Hal itu meningkatkan kadar asam lemak yang bisa menaikkan risiko seseorang terkena diabetes.

Baca Juga

Dok Lavalen

Merawat Tubuh, Kulit, dan Rambut, Bersiap untuk Bertemu Tatap Muka

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 21:39 WIB
Dengan kembalinya kehidupan sosial seiring dengan pelonggaran protokol kesehatan oleh pemerintah, telah tiba saatnya memperhatikan lagi...
Freepik.com

Jangan Sepelekan Aritmia si Penyebab Henti Jantung

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 21:31 WIB
aritmia atau gangguan irama jantung yang merupakan gangguan pada sistem kelistrikan jantung yang menyebabkan denyut...
MI/ HO

Dampak Internet Terhadap Anak Jadi Sorotan Delegasi ICW di Perancis

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 21:25 WIB
Semua delegasi dari 37 negara yang hadir mengkhawatirkan dampak dari mudahnya akses anak terhadap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya