Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar memimpin penanaman pohon serentak se Indonesia yang dipusatkan di Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (7/2). Aksi penanaman pohon serentak ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kali di mana penanaman serentak se Indonesia pertama pada awal musim penghujan 2024 dipimpin Presiden RI, Joko Widodo dari Jakarta dan penanaman kedua dipimpin Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dari Banten.
Penanaman serentak dilaksanakan di 33 provinsi yang melibatkan lebih dari 20 ribu orang peserta dengan jumlah bibit mencapai lebih dari 35 ribu batang. Adapun jenis pohon yang ditanam antara lain agathis, flamboyan, damar, buah-buahan, tanaman khas lahan basah serta mangrove.
Dalam arahannya Menteri LHK mengatakan kegiatan penanaman pohon merupakan upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis yaitu, perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi.
Baca juga : Kementerian LHK Tanam Pohon Serentak di Seluruh Indonesia
Keberadaan pohon dan tutupan lahan yang baik akan meningkatkan daya dukung alam dalam mitigasi perubahan iklim, ketahanan pangan, energi dan kesejahteraan seluruh mahluk hidup. Oleh karena itu, Kementerian LHK berkomitmen untuk mengurangi emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.
Kegiatan penananaman serentak di seluruh Indonesia saat ini memprioritaskan jenis tanaman MPTS yang merupakan jenis tanaman kekayuan bersifat multiguna karena bermanfaat dari segi ekologi maupun dari segi ekonomi bagi masyarakat.
“Tanaman jenis ini juga menghasilkan komoditas kayu dan nonkayu agar nantinya dapat dimanfaatkan tanpa dilakukan penebangan pohon,” tutur Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) Dr Hanif Faisol Nurofiq.
Baca juga : Penanaman Pohon Serentak di NTB Dipusatkan di Persemaian Mandalika
Dikatakan Hanif, aksi penanaman pohon serentak merupakan aksi nyata oleh pemerintah dan para pihak sebagai upaya penanganan polusi udara melalui penyerapan karbon dan bahan polutan lainnya, termasuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem seperti El Nino yang menyebabkan musim panas lebih panjang dan mengurangi dampak aktivitas lalu lintas, serta aktivitas industri.
Dalam kesempatan tersebut tokoh muda Green Leader Indonesia (GLI) Ananda Tohpati menuturkan, banyak hal yang bisa dilakukan generasi muda di masa datang.
“Dalam diskusi dengan jajaran KLHK dibicarakan tentang bagaimana dari kementerian atau pemerintah memfasilitasi generasi muda atau anak sekolah untuk melakukan aktivitas penanaman pohon ataupun aktivitas yang mencerminkan menjaga lingkungan. Kalau Jawa Barat kami sudah lakukan di Cianjur dan Bandung. Selain itu juga di Bali, Jawa Tengah dan Lampung,” tutur Ananda. (RO?S-3)
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa longsor, banjir, pohon tumbang dan pergerakan tanah.
Penanaman 5.831 bibit pohon di Desa Sagaranten, Sukabumi, pada Selasa, (23/12) menjadi bentuk aksi pelestarian yang terukur dan berkelanjutan.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
PT Pertamina memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan menggelar program penghijauan berskala besar.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
PT Pertamina memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan menggelar program penghijauan berskala besar.
Sinar Mas Land menanam 160 pohon peneduh, meliputi pohon glodogan tiang, tabebuya kuning, dan flamboyan di sepanjang satu kilometer Jalan Raya Desa Cicayur, Kabupaten Tangerang.
Citra satelit menunjukkan Bumi lebih hijau sejak 1980-an, namun studi terbaru mengungkap paradoks penghijauan global.
MEMPERINGATI HUT ke-80 RI warga Desa Buntu, Wonosobo, Jawa Tengah, merayakan dengan cara berbeda. Alih-alih hanya menggelar pesta rakyat.
Penghijauan merupakan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved