Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Darma Persada (Unsada) Agus Salim Dasuki meminta para mahasiswanya yang diwisuda mampu dapat beradaptasi dengan baik di lapangan baru, khususnya dalam berkiprah di dunia kerja. Demikian diingatkan Agus Salim saat pelepasan ratusan wisudawan Unsada di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (16/11).
Adapun yang diwisuda kali ini berjumlah 909 orang terdiri atas 328 mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Budaya, 279 dari Fakultas Teknik, 15 dari Fakultas Teknologi dan Kelautan, 278 dari Fakultas Ekonomi, dan 9 dari Sekolah Pascasarjana.
Rektor menekankan bahwa dewasa ini era persaingan dunia kerja amat ketat. Para wisudawan dari seluruh kampus lainnya sedang antre menunggu giliran memasuki jenjang berikunya yakni berkiprah di dunia kerja.
"Kalian akan memasuki dunia nyata yang penuh dengan persaingan dan perjuangan. Untuk itu, Unsada sudah mempersiapkan guna menjadi sumber daya manusia SDM unggul," tegas Agus Salim saat berpidato di hadapan wisudawan Unsada yang juga dihadiri para orangtua dan sanak saudara yang memadati Sasana Kriya TMII itu.
Agus Salim juga mengingatkan pascapandemi covid-19 menuntut masyarakat mampu mengerahkan semua kemampuan dan pikirannya dalam kehidupan bermasyakat dan bernegara. Selain itu, persaingan ketat yang terjadi memasuki era 4.0, bahkan era 5.0 menuntut para wisudawan memampukan segala potensi yang dimiliki.
Baca juga: Dukung Pendidikan, SiCepat Ekspres Berikan Beasiswa untuk Anak Mantan Atlet Badminton
"Kalian pun dituntut mengerahkan semua kemampuan dan pikiran agar dapat berkiprah di masyarakat, dan bersaing dengan lulusan-lulusan universitas lain," ujarnya.
Namun, ia optimistis jebolan Unsada mampu menjawab tantangan tersebut. Terutama, bagi mereka yang berniat berkecimpung di dunia usaha dan dunia industri. "Dengan gabungan spektrum budaya, iman, dan takwa, saya yakin kalian mampu bersaing terjun ke dunia yang sebenarnya," paparnya.
Hingga kini, Unsada yang didirikan alumni dari universitas di Jepang ini telah meluluskan sebanyak 12.400 mahasiswa. Banyak para alumni Unsada telah berkiprah dan berkontribusi pada instansi pemerintahan, baik di eksekutif dan legislatif, dunia usaha serta industri di dalam maupun di luar negeri.
"Pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran dan dukungan para dosen Unsada, para alumni juga alumni dari Jepang," ungkapnya.
Dia menambahkan Unsada memiliki 145 dosen, 40 di antaranya bergelar doktor. Karena pengabdian mereka, skema perkuliahan di Unsada berjalan baik dan optimal. "Kita siap berkiprah dan bersaing dalam kehidupan nyata yang produktif, dan menjadi landasan hukum yang membangun karier serta berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara," pungkas Rektor yang juga alumnus dari kampus di Jepang tersebut. (RO/I-1)
Diprakarsai oleh Universitas Hiroshima dan disponsori oleh Yayasan Komaru Transportation, acara ini merupakan pertunjukan kemahiran linguistik dan apresiasi lintas budaya.
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Sebanyak 28% lulusan Universitas Prasetya Mulya tercatat telah membangun usaha, baik berupa STEM-driven business maupun traditional business.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved