Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masih mencari waktu senggang Presiden untuk berdialog tentang mencabut status kedaruratan kesehatan terkait covid-19 di Indonesia, dalam merespons kebijakan WHO terbaru.
Seperti diketahui, aturan status kedaruratan covid-19 melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 dan Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non-Alam Penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional. Kepres tersebut harus dicabut oleh pemerintah karena kedaruratan global sudah dicabut.
"Itu nanti presiden yang memutuskan sesudah WHO (Organisasi Kesehatan Global) nanti kita cari waktu," kata Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (8/5).
Baca juga : Kasus Covid-19 di 6 Provinsi Lampaui Delta. Jakarta Tertinggi
Saat ini, sebut Menkes, konsentrasi Presiden Joko Widodo tengah fokus pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kementerian Kesehatan melaporkan, saat ini kasus konfirmasi covid-19 per 8 Mei 2023 naik sebanyak 1.149 kasus sehingga total angka kasus aktif saat ini berjumlah 17.829 kasus dengan spesimen 21.909 orang. Sementara angka kematian naik 21 kasus.
"Pandemi kan terus terkendali walau ada angka naik tetapi masih jauh lebih rendah saat pandemi sebelumnya jadi kita cukup optimis kenaikan kasus dapat ditangani dengan fasilitas layanan kesehatan yang ada," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.
Baca juga : Menkes Nilai Covid-19 Subvarian JN.1 Turun Lihat Kondisi Negara Lain
Meski terkendali ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu tetap waspada serta segera melakukan vaksinasi booster untuk memperkuat imunitas dan menjaga kerabat anggota keluarga yang termasuk dalam kelompok rentan seperti komorbid atau lansia.
"Tetap perlu mengingatkan seperti kewaspadaan masyarakat tetap ada tugas pemerintah mengingatkan masyarakat karena saat ini tanggung jawab penanganan sudah harus diambil masyarakat sebagai tanggung jawab bukan seperti saat pandemi," pungkasnya.
Lonjakan kasus covid-19 di Indonesia terjadi bersamaan dengan keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan jika fase kedaruratan Covid-19 untuk seluruh negara di dunia atau (Public health emergency of international concern/PHEIC)
resmi berakhir pada 5 Mei 2023 sejak digulirkan per 30 Januari 2020.
Baca juga : RI dan UEA Bangun Rumah Sakit Kardiologi di Surakarta
Alasan pencabutan status tersebut karena kasus global yang cenderung menurun selama lebih dari setahun terakhir, kekebalan populasi meningkat dari vaksinasi dan infeksi alami, hingga penurunan angka kematian. (Z-4)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa super flu bukanlah virus baru.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan super flu influenza A (H3N2) bukan penyakit mematikan seperti Covid-19. Gejalanya mirip flu biasa dan dapat ditangani dengan imunitas tubuh yang baik
Potensi ini didukung oleh berkembangnya kualitas tenaga medis, kemajuan teknologi estetika, dan kekayaan bahan herbal Nusantara yang dapat dimanfaatkan untuk riset dan inovasi.
Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan setiap rumah sakit baru di tingkat kabupaten/kota dilengkapi perangkat medis berteknologi tinggi.
Prabowo membeberkan alasan keinginannya agar pembengunan rs ke depan seperti RS Kardiologi.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Agenda transformasi sistem kesehatan nasional yang dicanangkan pemerintah kembali diwujudkan melalui penguatan infrastruktur layanan rumah sakit rujukan.
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa super flu bukanlah virus baru.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved