Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERAGAMAN adalah sebuah keniscayaan. Dalam hubungan sosial, kita acap kali bertemu dengan individu yang memiliki perbedaan. Perbedaan kolektif inilah yang menciptakan keragaman di dalam kehidupan bermasyarakat. Kendati demikian, bagaimana seharusnya kita menyikapi keberagaman itu sendiri? Yuk simak penjelasannya.
Pengertian Keberagaman
Dalam buku “Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)” oleh Sri Nurhayati, keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang menggambarkan perbedaan dalam berbagai bidang. Perbedaan itu dapat mencakup suku, ras, agama, ideologi dan budaya.
Masyarakat yang beragam berarti masyarakat yang memiliki nilai yang lebih dari satu. Masyarakat ini sering juga disebut sebagai masyarakat plural, heterogen atau multikultural. Artinya, terdapat hal atau nilai yang menunjukkan perbedaan yang bermacam-macam, sehingga tidak dapat disamaratakan.
Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia
Dalam suatu masyarakat, terdapat perbedaan-perbedaan yang terjadi yang merupakan hasil dari akulturasi, penetrasi atau kolaborasi suatu nilai dengan yang lain. Kendati demikian, penyebab dari keberagaman dalam masyarakat Indonesia, dapat disebabkan oleh uraian seperti berikut:
1. Letak Indonesia yang dikelilingi oleh benua dan negara yang memiliki corak budaya yang beragam.
2. Kondisi alam di Indonesia yang cukup beragam, berpengaruh pada nilai nilai adat, budaya dan kehidupan masing masing anggota masyarakat Indonesia.
3. Indonesia dengan pulau yang mencapai belasan ribu, menciptakan perbedaan perbedaan yang berimbas pada keberagaman.
4. Indonesia yang memiliki sejarah panjang dengan kerajaan yang berdiri di Indonesia dan penjajahan yang terjadi di tanah air menciptakan akulturasi serta penetrasi kebudayaan di Indonesia.
5. Indonesia sebagai negara yang dipengaruhi oleh kehidupan beragama, menciptakan kondisi perbedaan dalam nilai adat istiadat, budaya dan cara pandang.
Akibat dari Keragaman Masyarakat Indonesia
Keberagaman yang hidup dan tinggal di masyarakat adalah hal yang mutlak dan tidak dapat dihindarkan, selagi individu menjadi anggota dari sebuah masyarakat. Maka, keberagaman memiliki dampaknya sendiri, baik itu positif ataupun negatif.
Dampak positif dari keberagaman, contohnya, menjadikan Indonesia sebagai negara yang dikenal dengan nilai pluralistik, Indonesia memiliki suku dengan jumlah kurang lebih 1.340 dengan bahasa daerah sekitar 718 dan kepercayaan serta agama yang beragam. Artinya, Indonesia dilihat menjadi negara yang mengakui dan melindungi keberagaman itu sendiri.
Di sisi lain, keberagaman juga memiliki dampak negatif. Contohnya, konflik antarsuku, agama, dan ras. Pada dasarnya, tiap-tiap kelompok tidak pernah mengajarkan kekerasan ataupun anggapan kelompok lain lebih rendah. Namun, sikap supremasi atas nilai yang dianut tiap individu adalah hal yang tidak dapat dihilangkan. Maka, menjaga keberagaman dalam lingkup masyarakat adalah hal yang dapat dilakukan untuk menghindarkan dampak negatif dari keberagaman itu sendiri.(OL-5)
BMKG memprakirakan potensi cuaca signifikan di wilayah Indonesia, Minggu 1 Februari 2026, kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat
AMERIKA Serikat memperkuat kerja sama dengan Indonesia di sektor pangan dan produk agrikultur melalui penyelenggaraan Rasa Amerika Festival yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/1).
Pelatih tim nasional futsal Indonesia Hector Souto menyebut Korea Selatan sebagai salah satu lawan yang menunjukkan konsistensi pertahanan tinggi.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
SAAT ini Indonesia disebut memasuki fase baru dalam perkembangan pasar kripto.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini minta keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza atau (Board of Peace) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump takdisalahartikan
Perbedaan dalam masalah cabang fikih, metode dakwah, atau pendekatan ijtihad merupakan ruang yang dibolehkan, bahkan memperkaya peradaban Islam.
Menbud Fadli Zon mengungkapkan budaya merupakan alat pemersatu untuk menghadapi tantangan global karena mampu menghubungkan orang-orang melalui kisah, nilai, dan ekspresi bersama
FILM Aku Jati, Aku Asperger yang disutradarai Fajar Bustomi akan tayang 31 Oktober 2024 di bioskop. Film produksi Falcon Pictures itu dibintangi oleh Jefri Nichol, Hanggini,
Indonesia menjadi kontributor terbesar dalam hal produk domestik bruto dengan neraca perdagangan positif di Asean.
Oli motor bebek dan matic memiliki perbedaan yang signifikan, baik dalam komposisi, fungsi, maupun penggunaannya.
Kedua aplikasi memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. WhatsApp Biasa lebih cocok untuk penggunaan pribadi, sementara WhatsApp Bisnis dirancang untuk membantu pemilik bisnis
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved