Kamis 26 Januari 2023, 15:12 WIB

Pengertian Generalisasi dan Cara Menarik Kesimpulan

Mesakh Ananta DachiĀ  | Humaniora
Pengertian Generalisasi dan Cara Menarik Kesimpulan

pinterest
Ilustrasi berdiskusi

 

DALAM sebuah obrolan atau diskusi, sering kali kita mendengar istilah “jangan digeneralisasikan”. Umumnya, beberapa orang dapat saja setuju dengan kesimpulan general, namun, beberapa juga tidak setuju dengan sebuah kesimpulan yang hanya memuat hal yang general. Maka, berikut penjelasan mengenai generalisasi dalam mengambil keputusan. 

Pengertian Generalisasi
 
Melansir dari KBBI, generalisasi adalah perihal membentuk gagasan atau simpulan umum dari suatu kejadian, hal, dan sebagainya; perihal membuat suatu gagasan lebih sederhana daripada yang sebenarnya (panjang lebar dan sebagainya; perihal membentuk gagasan yang lebih kabur; penyamarataan.

Maka, sesuai dengan definisinya, generalisasi adalah suatu penarikan kesimpulan dengan hanya memperhatikan hal hal yang bersifat umum tanpa harus menelaah hal-hal yang bersifat khusus. Maka, sederhananya generalisasi dapat diartikan sebagai sebuah penyamarataan.

Jenis Generalisasi

1. Generalisasi Empiris

Generalisasi empiris adalah sebuah hipotesis yang dibentuk sesuai observasi dari kenyataan yang sifatnya spesifik. Generalisasi empiris juga bersifat alternatif, argumentatif, dan deskriptif.

2. Generalisasi Substantif

Generalisasi substantif merupakan pernyataan berupa kesimpulan umum yang didasarkan pada hubungan sebab-akibat atau akibat-sebab. Maka, kesimpulan jenis ini dapat dilakukan tanpa adanya pembatasan.

3. Generalisasi Normatif

Generalisasi normatif adalah pernyataan yang memberikan penilaian, usulan, dan pertimbangan berdasarkan norma dan kaidah yang berlaku.

4. Generalisasi Teoritis

Generalisasi teoritis adalah sebuah kesimpulan yang dihasilkan dengan asumsi dasar bahwa variabel lain dianggap memiliki nilai konstan. Generalisasi ini juga dapat menuntut ke arah penelitian yang dapat menciptakan sebuah teori baru.

5. Generalisasi Sekilas

Generalisasi sekilas adalah simpulan umum yang dicapai tanpa adanya telaah yang objektif atau bukti yang empiris. Generalisasi ini memiliki hasil kesimpulan yang bersifat penyamarataan tanpa memperhatikan keobjektivitasan yang ada.

Sebagai salah satu metode pengambilan keputusan, generalisasi sering dijadikan sebagai alat untuk menciptakan gambaran atas suatu objek. Terlebih, generalisasi sering kali dapat digunakan pada data yang memuat kuantitas yang cukup banyak, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas atas sifat dasar yang sama dari data tersebut.

Kendati demikian, generalisasi tidak dapat selalu dibenarkan, hal yang bersifat khusus atau spesifik yang tidak disebutkan dalam kesimpulan general adalah tetap menjadi hal yang harus dikonsiderasikan. Maka, membuat kesimpulan harus objektif.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Prasetia Fauzani.

Apa yang Dimaksud dengan Antonim? Ini Penjelasan dan Contohnya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:05 WIB
Menurut KBBI, antonim ialah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Sederhananya ialah lawan kata. Antonim merupakan salah satu materi...
Dok. Pribadi

Mengenal Ultraformer MPT, Teknologi Kecantikan Terbaru dari Korea Selatan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 10:50 WIB
Ultraformer MPT adalah alat kecantikan dengan teknologi canggih dan terbaru di dunia kecantikan buatan Korea Selatan yang digunakan untuk...
DOK. BMKG

BMKG Ingatkan Sejumlah Wilayah Waspada Hujan Lebat Sepekan ke Depan

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 07 Februari 2023, 10:45 WIB
#BMKG #Prakiraan cuaca #Hujan lebat #Siklon Tropis 94 S #Siklon Tropis 95 S...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya