Minggu 22 Januari 2023, 10:35 WIB

Kemenag Berhasil Negosiasi Paket Layanan Haji Masyair Turun Sekitar 30 Persen

Naufal Zuhdi | Humaniora
Kemenag Berhasil Negosiasi Paket Layanan Haji Masyair Turun Sekitar 30 Persen

ANTARA FOTO/Fauzan
Ilustrasi jemaah

 

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief membenarkan bahwa Arab Saudi menurunkan paket layanan haji 1444 H sekitar 30% dari harga yang mereka tetapkan tahun 2022.

Dijelaskan Hilman, yang diturunkan oleh Pemerintah Arab Saudi adalah paket layanan haji. Adapun yang dimaksud dengan paket itu adalah layanan dari 8-13 Zulhijjah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau yang biasa disebut juga dengan Armuzna atau Masyair.

"Untuk warga domestik, Pemerintah Arab Saudi menawarkan empat paket layanan Masyair tahun 1444 H/2023 M. Mulai SAR 10,596 - SAR 11,841 (sekitar Rp43 juta - Rp48 juta). Mulai SAR 8,092 - SAR 8,458 (sekitar Rp33 juta - Rp34,5 juta). Mulai SAR 13,150 (sekitar Rp53,6 juta),"

Saudi menawarkan juga paket keempat, mulai SAR 3,984 (sekitar Rp16 juta), namun tidak ada layanan di Mina (hanya akomodasi dan konsumsi di Arafah dan Muzdalifah).

“Itulah yang disebut paket layanan haji yang ditangani oleh Syarikah atau perusahaan di Saudi. Harganya pada tahun lalu karena alasan pandemi, naik sangat signifikan. Tahun ini alhamdulillah diturunkan. Jadi terkait paket layanan haji di Masyair, hitungan dalam usulan BPIH pemerintah juga turun, kisarannya juga 30% dan itu sangat signifikan,” ucap Hilman dikutip pada Minggu (22/1).

"Tahun lalu paket layanan haji (Masyair) 2022 sebesar SAR 5.656,87. Alhamdulillah tahun ini selain turun, Kemenag berhasil negosiasi hingga menjadi SAR 4.632,87. Turun sekitar SAR1.024 atau 30%," sambungnya.

Jadi dalam usulan BPIH tahun ini, pemerintah sudah melakukan penyesuaian harga sesuai yang ditetapkan Saudi. Meski demikian, pihaknya tetap mempertahankan kualitas layanan bagi jemaah di Masyair.

“Kepada perusahaan penyedia layanan, kami tetap meminta komitmen agar dengan harga yang ditetapkan pemerintah Saudi itu, layanan yang diberikan kepada jemaah juga tetap berkualitas,” jelasnya.

Namun demikian, komponen BPIH tidak hanya paket layanan haji. Komponen biaya haji yang diusulkan pemerintah kepada DPR itu juga mencakup layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama di Arab Saudi, baik Jeddah, Makkah, maupun Madinah.

"Di luar Masyair, masa tinggal jemaah sekitar 30 hari, baik di Makkah maupun Madinah. Ini kita siapkan semua layanannya," papar Hilman. (OL-12)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Batasi Konsumsi Nasi dan Mi Penyebab Kadar Gula Darah Naik

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 08:05 WIB
Mengonsumsi makanan sumber karbohidrat seperti nasi dan mi dalam jumlah berlebihan dapat menaikkan kadar gula darah sehingga perlu...
medcom.id

Simak! Tindak Penanganan Pertama pada Keseleo atau Terkilir

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:55 WIB
Keseleo umumnya terjadi pada area yang aktif melakukan pergerakan, misalnya pergelangan kaki atau belakang...
HO

Mengenal Sosok ONIC Vior Dan Kecintaannya Pada Mobile Legends

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:45 WIB
GAME Multi-player Online Battle Arena (MOBA) selalu identik dimainkan kaum pria, tak terkecuali di dunia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya