Selasa 17 Januari 2023, 17:20 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Guru, FSGI Dorong RUU Sisdiknas segera Diperbaiki

Faustinus Nua | Humaniora
Tingkatkan Kesejahteraan Guru, FSGI Dorong RUU Sisdiknas segera Diperbaiki

Antara
Ilustrasi

 

FORUM Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendorong pemerintah melalui Kemendikbud-Ristek untuk segera memperbaiki atau merevisi RUU Sisdiknas. Sehingga RUU tersebut bisa masuk Prolegnas DPR RI untuk segera dibahas dan disahkan menjadi UU.

Sekjen FSGI Heru Purnomo mengatakan bahwa salah satu poin penting yang perlu diperbaiki dalam RUU Sisdiknas adalah terkait peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. Dalam draft sebelumnya, disebutkan bahwa para guru akan mendapatkan tunjangan fungsional sebagai pengganti sertifikasi.

"Ini perlu dipastikan, bahwa pemerintah menjamin kesejahteraan guru sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan kita. Kalau tunjangan fungsional harus dipastikan anggarannya ada sehingga tidak antre bertahun-tahun," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (17/1).

Dijelaskannya, berkaca pada tunjangan sertifikasi, sejak 2007 hingga 2022 tercatat baru sekitar 1,4 juta guru yang mendapatkan sertifikasi. Sementara jumlah guru secara nasional mencapai 3 jutaan. "Berarti untuk bisa mendapatkan sertifikasi untuk semua guru itu masih membutuhkan waktu 15 atau 16 tahun lagi," imbuhnya.

Heru menyampaikan bahwa pihaknya berharap pemerintah benar-benar menjamin kesejahteraan guru. Sebab, selama ini masalah kesejahteraan guru masih menjadi PR yang belum juga bisa diselesaikan.

Dengan peningkatan kesejahteraan guru, lanjutnya, kualitas pendidikan Indonesia pun bisa semakin baik. Pasalnya, profesi guru bisa mendapatkan banyak peminat dari tenaga-tenaga pendidikan yang profesional.

Menurut Heru, RUU Sisdiknas merupakan kebutuhan zaman. Untuk menggantikan UU Sisdiknas 20/2003, RUU ini bisa memberikan gambaran pendidikan Indonesia di masa depan yang lebih baik.

Akan tetapi, pemerintah perlu berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak. Mengingat masalah pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dan publik perlu dilibatkan secara bermakna dalam setiap proses pembentukan regulasinya.(H-2)

 

Baca Juga

Freepik.com

Self Love Bermanfaat Tingkatkan Produktivitas

👤Putra Ananda 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:16 WIB
"Saat kita punya self love saya percaya justru prestasi kita akan naik untuk mencapai goal atau tujuan hidup dengan seimbang,"...
Dok. Kalbe Farma

Kalbe, Budi Luhur, dan ITL Trisakti Gelar Edukasi Pengolahan Sampah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:05 WIB
"Greget Plastik Season 2 mencerminkan kolaborasi yang baik antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini sangat bermanfaat,...
DOK MI

99% Masyarakat Indonesia Sudah Mempunyai Antibodi Covid

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 03 Februari 2023, 22:01 WIB
HASIL survei serologi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Januari 2023, antibodi masyarakat Indonesia terhadap virus sars-Cov2 sudah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya