Selasa 27 Desember 2022, 08:05 WIB

Kehidupan Suku Bajo, Inspirasi Avatar: The Way of Water

Fadhilla Syarafina | Humaniora
Kehidupan Suku Bajo, Inspirasi Avatar: The Way of Water

Litbang MI
Ilustrasi

 

SUTRADARA James Cameron mengatakan suku Metkayina dalam film Avatar: The Way Of Water terinspirasi dari Suku Bajo di Indonesia. Suku Metkayina dalam film Avatar sendiri merupakan suatu suku penghuni Pandora yang menjadi penguasa lautan.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Suku Bajo merupakan suku yang berkaitan erat dengan lautan. Suku ini juga terkenal sebagai suku yang nomaden atau berpinda-pindah. Suku Bajo  berasal dari etnis Asia Tenggara yang memiliki unsur kemaritiman yang kental. Saat ini, Suku Bajo tersebar di beberapa wilayah perairan Sulawesi, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara, hingga ke pantai timur Sabah (Malaysia) dan Kepulauan Sulu (Filipina).

Tokoh Adat Desa Bajo Bahari, Buton, Si Muswar mengatakan bahwa Suku Bajo sejak dulu terkenal sebagai pengembara laut. "Nenek moyang Suku Bajo menggantungkan hidupnya di laut, bahkan dulu ketika belum punya rumah, mereka tinggal di atas perahu sope," ujarnya.

Seiring perkembangan, mereka kini biasa tinggal di rumah-rumah di tepian laut yang dibangun diatas tiang pancang agar terhindar dari gelombang pasang. Dinding rumah suku Bajo berbahan dasar kayu dan atapnya terbuat dari rumbia. Karena tinggal di tepian laut, Suku Bajo sehari-hari menggunakan perahu sebagai transportasi utamanya. Perahu-perahu biasanya terparkir di pelataran rumah mereka. 

Sementara itu, diambil dari laman Indonesia Kaya, Suku Bajo dikenal dengan kemampuan melautnya yang sangat baik sehingga, mata pencaharian utama masyarakat suku ini umumnya adalah menjadi nelayan. Mereka biasa mencari ikan dengan alat-alat yang masih tradisional seperti jaring, jala, kail, hingga panah. 

 Orang-orang di Suku Bajo memiliki kelihaian dalam menjalankan profesi mereka. Mereka bahkan memiliki kemampuan berenang sambil menahan nafas di dalam air dengan durasi yang cukup panjang. Banyak anggota suku Bajo yang dapat menahan nafas mereka ketika menyelam mencari ikan ataupun gurita. 

Saat ini, kehidupan dari suka Bajo tidak lagi senomaden para pendahulu mereka. Banyak anggota suku Bajo yang telah menetap tinggal di pulau-pulau yang termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean. Suku Bajo tinggal mendiami beberapa pulau di kawasan taman nasional  Pulau di Taman Nasional Kepulauan Togean yang banyak ditempati oleh suku Bajo adalah Pulau Papan. (H-3)

Baca Juga

Ist

Menteri LHK dan Dubes RI UNESCO: Status 'in Danger TRHS' Segera Diakhiri

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:32 WIB
TRHS merupakan salah satu warisan alam dunia Indonesia yang terdiri dari TN Bukit Barisan Selatan, TN Kerinci Seblat dan TN Gunung Leuser...
Antara

70,65% Lansia Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

👤MGN 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:16 WIB
Sebanyak 18.323.786 lansia telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 85,02 persen dari...
Dok. ICM

Sejumlah Apartemen Kelolaan Inner City Management Meriahkan Perayaan Imlek 2574

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 21:58 WIB
“Dengan latar belakang yang cukup beragam, momen-momen seperti ini diharapkan dapat menjaga keharmonisan yang terjalin antar penghuni...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya