Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Meski Pembatasan di Luar Negeri Mulai Dibuka, Destinasi Domestik Tetap Primadona

Basuki Eka Purnama
09/12/2022 09:00
Meski Pembatasan di Luar Negeri Mulai Dibuka, Destinasi Domestik Tetap Primadona
Kapal Pinisi melintas di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

PERJALANAN wisata domestik masih tetap kuat meski banyak perbatasan luar negeri sudah dibuka.

Chief Marketing Officer Traveloka Shirley Lesmana mengatakan, saat ini, masyarakat memiliki pilihan destinasi wisata domestik yang beragam sehingga meningkatkan pemesanan perjalanan.

"Pasar domestik itu mengalami tren yang cukup positif, sekarang pilihan masyarakat lebih beragam, sekarang juga masyarakat lebih eksploratif," ujar Shirley dalam sebuah diskusi media, Kamis (8/12).

Baca juga: Kepulauan Seribu Siap Sambut Wisatawan Liburan Natal dan Tahun Baru

Shirley mengatakan pandemi membuat sebagian besar wisatawan lokal menyadari Indonesia sangat cantik. Perjalanan ke Indonesia Timur seperti Labuan Bajo menjadi pilihan favorit traveler.

"Ada beberapa destinasi yang lebih kuat dibanding saat sebelum pandemi. Ini membuat pemerintah dan travel platform bekerja sama, destinasi yang banyak dipilih didukung marketing yang baik dan juga infrastrukturnya," kata Shirley.

Sementara itu, di penghujung 2022, terjadi peningkatan perjalanan, ditambah lagi dengan berbagai promosi yang ditawarkan.

Bali dan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand masih menjadi primadona liburan. Sedangkan Bogor, termasuk Puncak, menjadi pilihan staycation favorit untuk liburan akhir tahun.

"Untuk akhir 2022 cukup positif, use case-nya lebih beragam, mulai dari staycation, Bogor, Puncak, Kalau yang agak jauh ke Bali atau Asia Tenggara," kata Shirley.

Laporan e-Conomy SEA 2022 menyebutkan bahwa sektor perjalanan menunjukkan tren pemulihan yang bertahap dan akan mencapai pemulihan penuh pada 2023 dan 2024.

Laporan yang sama menyebutkan perjalanan domestik menunjukkan tren pemulihan yang lebih cepat, setelah tercatat pemesanan hotel di Asia Tenggara mencapai hampir 80% level sebelum pandemi.

Sementara penumpang perjalanan udara domestik di Indonesia dan Malaysia masing-masing mencapai 70% dan 60% dibandingkan 2019.

Data internal Traveloka juga pada kuartal III/2022, bahwa terdapat peningkatan pemesanan hingga lima kali lipat untuk perjalanan destinasi internasional, dan lebih dari 30% peningkatan pemesanan pada perjalanan destinasi domestik.

Secara keseluruhan, pemesanan tiket pesawat juga meningkat hingga empat kali dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya. (Ant/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya