Rabu 23 November 2022, 18:04 WIB

Subvarian BA.5 Masih Mendominasi Kasus Covid-19 di Indonesia

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Subvarian BA.5 Masih Mendominasi Kasus Covid-19 di Indonesia

ANTARA
Ilustrasi.

 

ADANYA peningkatan jumlah kasus terkonformasi covid-19 menandakan masyarakat masih perlu waspada terutama adanya subvarian baru yaitu XBB.

"Varian BA.5 masih menjadi varian yang terbanyak ditemukan di Indonesia hingga tanggal 21 November 2022. Kita semua dapat mengetahui jenis dan varian melalui genome sequencing maka ini sangat penting agar bisa antisipasi, pengendalian, dan pencegahan penyakit," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Reisa Broto Asmoro melalui konferensi pers secara daring, Rabu (23/11).

Sebulan lalu terpantau kenaikan kasus diketahui konfirmasi harian nasional mencapai 7.644 kasus dengan ini orang yang terkonformasi positif dan kasus aktif saat ini mencapai 62.196 kasus.

Sementara pasien yang sembuh mencapai 4.984 kasus dan pasien yang meninggal mencapai 51 kasus.

"Kenaikan kasus ini seiring masih tingginya angka kematian. Diketahui case fatality rate seminggu terakhir 2,41%. Begitu pula dengan kondisi keterisian rumah sakit atau BOR nasional 7,02%," ujar Reisa.

Ia menekankan kenaikan tersebut juga karena jumlah testing yang masih rendah sehingga perlu adanya kerja sama semua pihak sehingga adanya kenaikan jumlah testing dan tracing sehingga bisa mencerminkan kondisi di lapangan sebenarnya.

Sementara pengobatan Covid-19 masih tersedia dan diberikan kemudahan akses juga diberikan pemerintah. Pasien isolasi juga bisa memanfaatkan Telemedicine dan obat yang diresepkan hasil dari konsultasi tersebut yang direkomendasikan dari dokter.

Dengan meningkatnya kasus tersebut diharapkan masyarakat segera melengkapi vaksinasi reguler, vaksin booster, dan vaksin booster kedua untuk lansia yang saat ini bisa dilakukan.

"Lansia yang sudah melakukan booster pertama, kini per 22 November 2022 sudah bisa melakukan booster kedua atau suntikan keempat dengan syarat interval dengan booster pertama yakni 6 bulan dan dapat dilaksanakan di pos layanan vaksin dan fasyankes," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

Ist

Akademisi: Lawan Narasi Khilafah dengan Konsep Rahmatan Lil Alamin

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 23:17 WIB
Menurut dia, penerapan sistem kekhilafahan menurutnya bukanlah solusi mutlak sebagaimana yang dipromosikan termasuk dalam hal...
MI/BAYU ANGGORO

Duta Besar Tiongkok Untuk Indonesia Dorong PPID Berperan Menjadi Bangsa Pemenang

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:25 WIB
Lu Kang mengimbau para mahasiswa untuk terus menggalakkan serta menyuarakan pembangunan Indonesia yang...
Dok BMP

Bunda Merah Putih Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa  

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:20 WIB
GERAKAN kemanusiaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaksanakan Bunda Merah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya