Jumat 10 Juli 2015, 00:00 WIB

Nikmati Berpuasa di Brisbane

MI/Emir Chairullah | Humaniora
Nikmati Berpuasa di Brisbane

MI/Emir Chairullah

 
BAGI orang yang pertama kali bersekolah dan hidup di negara lain dengan mayoritas penduduk yang nonmuslim, menjalani ibadah puasa merupakan sesuatu yang berat dan mempunyai tantangan lebih. Selain khawatir bakal merasa kesepian karena jauh dari keluarga, seorang mahasiswa ataupun keluarga muslim dihadapkan kepada persoalan menghadapi lingkungan pertemanan yang tidak berpuasa.

Bahkan, tak jarang harus menghadapi waktu ibadah puasa lebih dari 16 jam karena tinggal di negara yang sedang mengalami musim panas. Namun, itu tidak dialami mahasiswa ataupun masyarakat Indonesia yang tinggal di Brisbane, Australia. Pada Ramadan tahun ini, masyarakat muslim di kota terbesar ketiga di Australia itu menjalani puasa sekitar 12 jam karena sedang musim dingin.

Bahkan, untuk beberapa hal, menjalani ibadah puasa di Brisbane tak ubahnya seperti menjalani puasa di Tanah Air. Suasana berpuasa setidaknya sudah terjadi sepekan sebelum Ramadan. Ketika berbelanja di Woolworths Supermarket, di Indooroopilly Shopping Center, pengunjung bisa melihat satu keranjang besar bertuliskan 'Selamat datang Ramadan'.

Di dalam keranjang itu, ada sejumlah penganan yang biasa kita dapati selama Ramadan, seperti kurma, biskuit, dan kebutuhan lain. "Wah tampaknya puasa yang kita jalani bakal tidak sesulit yang diperkirakan nih," kata Indra, mahasiswa doktoral yang tengah berkuliah di The University of Queensland, beberapa waktu lalu.

Kondisi yang tidak jauh berbeda juga dijumpai di Kampus UQ, di kawasan St Lucia, Brisbane. Saat memasuki kelas seminar, di papan tulis terpampang tulisan berbahasa Inggris yang artinya kurang lebih 'Selamat Menjalankan Ibadah Puasa.' Walaupun suasana di halaman kampus atau kantin tidak ubahnya seperti hari biasa, setidaknya ucapan itu membuktikan toleransi beragama di kampus dan Kota Brisbane terhadap mahasiswa serta penduduk muslim cukup tinggi.

Buka puasa bersama
Ramadan juga identik dengan suasana kekeluargaan antarwarga negara Indonesia dan penduduk muslim di sana. Hampir setiap hari ada acara buka puasa bersama. Bagi yang kangen dengan masakan Indonesia, tentu pilihan yang paling mungkin ialah mendatangi rumah atau acara buka puasa yang diadakan komunitas Indonesia. Sebut saja acara buka puasa yang diadakan Indonesia Islamic Society of Brisbane (IISB) yang menghidangkan menu nasi rawon dan soto betawi serta hidangan khas Indonesia lainnya.

Semua masakan tersebut, kecuali buah-buahan dan minuman, dimasak secara kolektif oleh warga dan mahasiswa Indonesia. "Lumayan bisa makan masakan Indonesia gratis. Maklum anak kos," kata Wisnu, mahasiswa doktoral yang tengah berkuliah di Queensland University of Technology (QUT). Tahun ini juga acara buka puasa bersama yang didahului dengan pengajian dan ditutup dengan salat tarawih diadakan di rumah dinas General Manager PT Garuda Indonesia Tbk cabang Brisbane, Aryo Wijoseno.

Dalam acara tersebut, setiap undangan membawa makanan dari rumah masing-masing untuk disantap bersama. "Selain meningkatkan silaturahim,, acara ini dilakukan agar kita tidak lupa dengan Sang Pencipta. Apalagi acara pengajian ini sebenarnya rutin diselenggarakan," kata Aryo. Kebersamaan Ramadan juga dirasakan anak-anak.

Secara khusus, pihak IISB menyiapkan waktu setengah hari bagi anak-anak Indonesia untuk mengikuti pesantren kilat. Pesantren diikuti hampir seratus anak yang berumur 5-12 tahun. Di sini, anak-anak diajarkan membaca Alquran, bermain gim bernuansa Islami, dan lainnya. "Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi benteng bagi mereka agar lebih mengingat agamanya di tengah kehidupan barat yang mengelilingi mereka sehari-hari," kata Aryo.

Baca Juga

Dok. WOM FInance

Tingkatkan Literasi Masyarakat, WOM FInance Bangun Taman Baca Masyarakat di Tanjung Priok 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:36 WIB
rik menuturkan, WOM Finance telah melakukan renovasi TBM tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di...
ANTARA

Waduh! 90 Persen Kecelakaan Bus dan Truk Terjadi di Jalan Menurun

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:18 WIB
Itulah pentingnya para pengemudi untuk mengetahui teknik pengereman yang benar dan baik dalam segala kondisi jalan yang...
MI/Zen

Komunikasi Efektif Kunci Kesuksesan Humas

👤Christopher Richie, Bank Indonesia 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:05 WIB
Sayangnya, siaran Pers yang dipublikasi saat ini dinilai kurang menarik. Kementerian/lembaga sering kali berfokus pada seremonial daripada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya