Kamis 17 November 2022, 14:32 WIB

Kumpalan Pantun Lucu untuk Segala Suasana

Meilani Teniwut | Humaniora
Kumpalan Pantun Lucu untuk Segala Suasana

MI/Bary Fathahillah
Ilustrasi: Iring-iringan penganten saling berbalas pantun

 

PANTUN yang lucu dapat kamu jadikan sarana alternatif hiburan ketika sedang jenuh. Selain dapat menjadi hiburan untuk diri sendiri, kamu juga bisa loh mengajak teman-teman untuk bermain balas pantun.

Pantun memiliki banyak jenis, kali ini kita akan membahas tentang pantun dua baris dan empat baris. Biasanya, pantun empat baris lebih dikenal banyak orang, namun pantun dua baris juga tak kalah populer. Pantun dua baris kerap digunakan seperti oleh para komedian karena lebih simpel dan mudah membuatnya.

Membuat pantun lucu bisa dikatakan tak sulit, namun tetap membutuhkan pemikiran yang kreatif saat membuatnya sehingga menghasilkan pantun lucu yang bagus.

Ada beberapa kumpulan pantun lucu yang dapat menghibur dirimu sendiri maupun orang lain di saat waktu luang, dijamin bikin ngakak. Apabila kamu sedang mencari contoh pantun lucu, kamu perlu menyimak daftar di bawah ini.

Berikut ini kumpulan pantun lucu dua baris, dan empat baris dijamin bikin ngakak.

1. Pantun Lucu 2 Baris


a. "Ikan hiu makan Awkarin

Yaudah biarin."


b. "Men sana in corpore sano

Gue nanya begini, lo jawab begono".


c. "Rumah perdu berjendela kaca

Salam rindu buat yang baca."


d. "Mata belo, ala komedian

Gue sama lo maunya jadian."


e. "Minum jamu makan nangka

Lihat kamu langsung ku suka."


f. "Buah jeruk buah kedondong

Mbah ikutan nongkrong dong."


g. "Makan jengkol perut melilit

Doyan miscall pulsa dikit."


h. "Makan kue, minum sekoteng

Gue emang ganteng."


i. "Jambu merah di dinding

Jangan marah just kidding."


j. "Beli duren ke Irian Jaya

Emang di sini tidak ada ya."


k. "Dengerin musik di jamban

Muka lo burik sok tampan."


l. "Makan sambel ulek pake kedondong

Gapapa jelek yang penting sombong."


m. "Besi berkarat ditimpa jalan.

Saldoku sekarat di akhir bulan."


n. "Burung perkutut hinggap di tangkai.

Kamu kentut baunya kaya bangkai."


o. "Itu perkutut apa kecipir

Itu kentut apa petir?"


p. "Barang antik, ditarik andong

Hei cantik, kenalan dong."


q. "Jangan jahil, apalagi ke ortu.

Nih upil, buat kamu!"


r. "Air cuka bikin mules

Bulan tua bikin ngenes."


s. "Pake gincu, pergi ke pasar.

Kamu lucu kalau lagi lapar."


t. "Jamu campur ketan

Kelakuanmu mirip setan."


u. "Baju batik di atas pohon

Hai kamu yang cantik godain aku dong."


v. "Di sini bingung, di sana linglung

ini pantun, pantun gak nyambung."


x. "Bola pingpong dimakan gelatik

Biar ompong yang penting cantik."


y. "Ikan hiu makan badak

I luv you mendadak."


z. "Ikan hiu makan dinamit

Yuk kita merit."


2. Pantun Lucu 4 Baris


a. Duduk manis di bibir pantai

Lihat gadis, aduhai tiada dua 

Masa muda kebanyakan santai

Sudah renta sulit tertawa


b. Naik sepeda pakai keranjang  

Sepeda hilang ketemu jerapah

Baiknya bicara di sini sekarang 

Supaya hilang semua resah  


c. Ambil keramik di dalam taman 

Pecah belah berantakan  

Lebih baik kita berteman  
   
Daripada kita pacarana  


d. Bunga sekuntum indah terikat  

Disewakan penjual roti  
    
Sekali lirik aku terpikat

Hatiku senang terbang melayang


e. Orang mudik bawa barang 

Pakai kain jatuh terguling 

Kamu senang dilirik orang 

Setelah sadar ternyata juling


f. Limau purut di tepi rawa 

Buah dilanting belum masak 

Sakit perut sebab tertawa 

Melihat kucing duduk berbedak


g. Pohon manggis di tepi rawa

Tempat lebah menyimpan madu

Sedang menangis nenek tertawa

Melihat kakek bermain Gundu


h. Ke pasar membeli gunting

Jangan lupa membeli pita

Sangatlah heran si induk kucing

Melihat tikus naik kereta


i. Ke SPBU membeli bensin

Bensin bagus di Pangandaran

Menahan diri agar tak bersin

Malah kentut tak tertahankan


j. Beli sabun di sebuah warung

 Warung baru milik Sukiran

 Diam-diam menutup hidung

 Bau kentut penuhi ruangan


k. Sore-sore bermain wayang

Sambil main memakan biskuit

Banyak uang abang disayang

Abang pailit di semprit peluit

 
l. Imam bukan sembarang imam

Imam yang datang dari Jawa

Hitam bukan sembarang hitam

Hitam manis rupa tertawa

 
m. Beli baut beli sekrup

Beli online dari Jombang

Dua anak sudah cukup

Dua istri masih kurang

 
n. Limau perut di tepi rawa

Buah dilanting belum masak

Sakit perut sebab tertawa

Melihat kucing memakai bedak

 
o. Di sini kosong di sana kosong

Tak ada batang tembakau

Bukan saya berkata bohong

Ada katak memikul kerbau

 
p. Jalan-jalan ke kota baru

Jangan lupa beli kain warna biru

Kalau cinta padaku

Katakan saja I love you

 
q. Berakit-rakit ke hulu

Berenang-renang ketepian

Ayok berangkat ke penghulu

Daripada cuman temenan

 
r. Orang Sasak mandi ke kali

Membawa pelita semuanya

Berbisik pekak dengan tuli

Tertawa si buta melihatnya

 
s. Mobil pickup mobil sedan

Mobil resmi mobil bodong

Anda sopan kami segan

Anda songong kami todong

 
t. Kupu-kupu terbang melintang

Hinggap mengisap bunga layu

Hati di dalam menaruh bimbang

Melihat ikan membaca buku

 
u. Ngetik hp pakai jempol

Habis itu makan kesemek

Ada anak masih ngompol

Ngompol di kasur baunya apek

 
v. Orang Jawa pergi ke Banda

Membeli ikan dengan rebung

Orang tua berbini muda

Bagai rasa menang menyambung

 
w. Pagi-pagi minum teh hangat

Teh sehat dicampur jamu

Walau ketek bau menyengat

Aku setia di sampingmu

 
x. Buah markisa buah srikaya

Oseng peria oseng genjer

Ada ibu berlagak kaya

Emas di tangan berjejer-jejer

 
y. Mau lebaran membayar zakat

Membayar zakat ke Pak Lutfi

Awas kamu jangan dekat-dekat

Itu iler nempel di pipi

 
z. Berangkat kerja setelah subuh

Tidak lupa menggosok gigi

Bersatu kita teguh

Bercerai kita ya nikah lagi
(OL-5)

Baca Juga

Ist

Perguruan Tinggi Dituntut Mampu Adaptasi dengan Kebutuhan Industri 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:31 WIB
Fokus Pendidikan tidak lagi pada produksi materi siaran televisi, melainkan pada produksi konten media digital dengan pelbagai...
Ist

Bencana Alam Terjadi Akibat tidak Terapkan Khilafah Pendapat Sesat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:24 WIB
Terlalu naif kelompok radikal mengklaim bencana alam karena Indonesia tidak menerapkan sistem khilafah karena faktanya memang tidak...
Antara/Novrian Arbi.

Anak Lemas dan tidak Aktif Pertanda Sistem Imunnya Lemah

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:13 WIB
Gejala sistem imun anak lemah dapat diketahui, semisal anak lemas dan tidak aktif. Ini perlu dicurigai ada kelainan atau kekurangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya