Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI integrated fisheries commerce yang berperan menjadi supply chain aggregator dalam menghubungkan langsung nelayan skala kecil ke pasar global dengan bantuan teknologi, Aruna telah merangkul hampir 40.000 nelayan yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia. Angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan target bisnis jangka panjang Aruna dalam mewujudkan misi perusahaan.
Utari Octavianty, Co-Founder & Chief Sustainability Aruna mengatakan pihaknya menyadari, nelayan merupakan salah satu komunitas terpenting dalam rantai bisnis berkelanjutan sehingga fokus operasi bisnis di Aruna tertuju pada memberikan added value dan meningkatkan kesejahteraan hidup nelayan Aruna.
"Fakta lapangan, nelayan Aruna telah mampu meningkatkan pendapatannya hampir 10 kali lipat dari semula. Pada pertengahan 2022, Aruna berhasil memfasilitasi dua nelayan Aruna di Desa Mola, Wakatobi-Sulawesi Tenggara mendapatkan sertifikat pemberdayaan tanah di atas laut dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," jelasnya dalam keterangan yang diterima, Minggu (6/11).
Ia menambahkan, sejalan dengan fokus Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia (KKP) yang tengah gencar membahas tentang Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA), Aruna mengambil peran penting dalam hal ini. Program tersebut ditujukan bagi nelayan, petambak, pembudidaya dan pelaku usaha perikanan lainnya akan memberikan banyak kemudahan seperti kemudahan dalam akses pembiayaan kredit usaha rakyat, akses pengajuan bantuan untuk nelayan dan sekaligus menjadi tanda pengenal bagi nelayan itu sendiri.
"Aruna akan terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan Ekonomi Biru yang menjadikan kesejaterahan nelayan sebagai spirit utama poros maritim dunia. Untuk itu Aruna hadir di desa-desa pesisir di Indonesia dengan program pemberdayaan nelayan, memastikan ketersediaan pasar yang berkelanjutan baik domestik maupun ekspor. Aruna juga memastikan nelayan terproteksi dengan kepemilikan KUSUKA dan BPJamsostek bagi nelayan yang tergabung bersama Aruna," jelas Utari.
“Kami menangkap positif inisiatif pemerintah ini dan tentunya kami ingin turut ambil bagian dalam hal ini. Saya menilai, KUSUKA pastinya akan banyak memberikan manfaat bagi nelayan khususnya untuk nelayan kami. Aruna akan siap membantu dan terlibat dalam mengupayakan nelayan Aruna untuk mendapatkan KUSUKA tersebut," imbuhnya.
Di sisi lain, salah seorang nelayan Aruna Bangkalan, Madura Jawa Timur, mengaku bangga menjadi bagian dari Aruna. Ia mengatakan, saat ini tangkapan saya bisa sampai ke luar dan merasakan hasilnya.
"Saya bahkan bisa menyekolahkan anak sampai ke jenjang perguruan tinggi setelah menjadi bagian dari nelayan Aruna. Aruna telah membantu saya dalam banyak hal,” ujarnya. (RO/OL-15)
PENGEMBANGAN sektor energi di wilayah pesisir Jawa Timur harus memiliki roadmap (peta jalan) yang terencana baik dengan mengakomodasi kepentingan dan kebermanfaatannya bagi nelayan.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved